bagiaman kalo>
akbar tanjung diberi gelar pahlawan reformasi,
golkar adalah pilar utama reformasi,
ada yang berani la-cuba ?
wass,
mBin
-----
Akbar : Ada Kelompok yang Buat Image Bahwa Golkar Tak Reformis
Reporter: Aulia Andri
detikcom - Jakarta, Aksi demonstrasi yang menyerukan supaya Partai Golkar
dibubarkan disayangkan Ketua DPP Umum Golkar Akbar Tandjung. Menurut dia,
Partai Golkar telah didaftar secara resmi. Akbar malah menuding ada kelompok
yang membuat image bahwa Golkar sekan-akan tak mendukung reformasi. Kelompok
mana?
Hal tersebut diungkapkan Akbar Tandjung di lantai III Nusantara III Gedung
DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1/2001) pukul 12.00 WIB. "Golkar ini
Parpol yang sah dan mendapat dukungan dari rakyat. Bahwa Golkar memang
pernah dekat dengan pemerintah yang lama, memang betul. Tapi, sekarang kan
Golkar baru. Kita sekarang memperbaikinya," kata Akbar.
Akbar tak bisa menerima gerakan aksi tersebut. "Tentu saja, kami tak terima
gerakan seperti itu. Rakyat kan masih menberikan kepercayaan kepada Golkar
dan suara rakyat itu harusnya dihormati. Di DPR ada 120 Golkar," ujarnya.
Akbar juga membantah Golkar tak mendukung upaya reformasi. "Tak ada
bukti-bukti seperti itu. Buktinya, dalam beberapa agenda reformasi Partai
Golkar aktif di dalamnya. Apa yang dituduhkan terhadap Golkar tak
beralasan," ujar Ketua DPR ini.
Selanjutnya, Akbar juga menuding ada kelompok yang sengaja membuat image,
bahwa Partai Golkar yang seolah-olah tak mendukung reformasi. Namun, Akbar
tak mau menjelaskan siapa kelompok itu. "Saya tak bisa menyebutkan secara
fisik. Tentunya dari berbagai pihak. Ini bisa kita lihat dan rasakan," aku
Akbar.
Terhadap hasil Pansus Buloggate, Akbar menyatakan, Golkar akan menghormati
apa yang dihasilkan Pansus tersebut. "Kita hormati hasil kerja Pansus karena
mereka sudah bekerja cukup lama dan keras," kata dia.
Ditanya apakah hasil Pansus Buloggate akan bisa dijadikan alasan untuk
memberikan memoradum kepada presiden, Akbar mengaku belum melihat hal itu.
"Saya belum melihat sejauh ini kesimpulan itu bisa memorandum. Tapi, kita
serahkan kepada DPR untuk menindaklanjutinya. Jika ada sesuatu yang tidak
tepat, ya. tentunya nanti kita beri peringatan," ungkapnya. (asy)
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com