Barusan di TPI ada tayangan pimpinan PUDI dan DDII (SBP dan HA) menyatakan bahwa pemerintahan GD adalah Diktator... Lho... yaaa wong GD itu sekarang ndak bisa baca Diktat kok.... mana mingkin? Kemudian kedua tokoh itu (lagi-lagi) menganjurkan agar GD segera mundur. Bahkan semua tokoh pimpinan negara sekarang ini juga mundur. Lho lha kok nyimut? Terus siapa yang akan pegang pimpinan lembaga-lembaga negara? Atau mereka ingin enak-enak naik gitu? Lha kok enak? Wong punya partai saja tak satu pun dapat kursi di DPR kok penginnya aneh-aneh. Lha iya orang-orang intelek gitu kok cupet pikirannya. Katanya GD naik itu gara-gara HMS turun dan HMS turun gara-gara reformasi. Jadi kalau GD tak menjalankan reformasi maka harus mundur, karena GAGAL... hehehe daripada yang gagal sebelum kelihatan, mendingan yang gagal setelah kerja to ya? [Ah, jadi ingat telepon dari penonton TV dari semarang, "Bapak-bapak nara sumber penentang GD, yang jelas selama pemerintahan GD walaupun dinilai gagal, tetap saja pemerintahan itu belum pernah MENGINJAK RAKYAT...] Ki Denggleng Pagelaran -------------------------- apa bedane uwong ambek manungsa? ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke