----- Original Message -----
From: BKC1214 Nopi Hidayat
<[EMAIL PROTECTED]>

Netral bisa dan gabungan dari yg Mas tulis juga
bisa?, tapi
yang jelas bukan salah satu, lagipula saya belum
sempat ikut
demo?...jadi pengamat lebih oke kok?.
Mas aswat sendiri ada dipihak mana?...hayo.

Salam,
-------

Saya dipihak No 3!
Itulah sebabnya Milis ini menerima berbagai
julukan, seperti milis Merah, Milis Sekulern atau
Kejawen (ini biangnya adalah mbah Soel), milis
PDIP (ketika Pemilu dan MW diembat MUI dkk), Milis
pendukung GD (ketika banyak illogical action
muncul setelah GD menjadi Presiden).

Jadi kalau dilihat dari perspektif tertentu,
orang2 seperti mBien dan mBah Soel itu memang
kelihatan Plin-Plan. Coba aja, dulu membela MW
namun sekarang kan bisa dengan keras mengkritik
PDIP. Mungkin benar mBien petuah orang bijak itu,
yaitu bersikap diam pada saat diperlukan adalah
tidak bermoral. Maka Konsistensi itu penting mBien
agar bisa dilihat.

Gitu Mas Nopi, eh... ngomong... ngomong di Jepun
tingal dimana?

��







...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke