Mumpung lagi pada pengin bicara Pendidikan!

Aku ingat pada pelajaran Kimia. Ada unsur yang
kata-nya bersifat Amfotir. Katanya dapat berada
pada keadaan asam juga dapat pada status basa.
Pada status asam, maka akan menjadi anion, dan
pada sifat basa menjadi kation. 
Sialnya pada keadaan murni netral unsur ini
jadi bersifat logam. Lha contohnya yang terkenal
adalah Aluminium disingkat Al (jangan dijadikan
AL lho, nanti jadi inisial tokoh Porteng). Aluminium
pada keadaan murni nitral keras dan kalau tipis
berisik. Disebut Grenjeng. Tapi bobotnya ya 
ampun, dibanding Kalium saja lebih enteng.

Pada status asam dia jadi Aluminat. Yang berkoalisi
dengan 3-oksigen, dan agar stabil dia harus berkoalisi
permanen dengan unsur logam, agar menjadi senyawa
garam aluminat. (siapa yang berminat?)

Pada status basa dia gembelengan sendiri menjadi
bermuatan positif. Tetapi agar mantap diapun harus
berkoalisi permanen dengan 3-OH sehingga menjadi
aluminium-hidroksida. Sial karena hidroksida ini
secara alami harus rela menjadi kerangka penyusun
butiran liat (clay) pada tanah-tanah yang masam 
dan tandus tak menghasilkan apa-apa.

Makanya masih mending si Argon (singkatannya Ar,
jangan diganti AR lho.. kuwalat!). Argon yang berupa
gas tak berwarna, tak berbau dan tak bereaksi. Alias
bersifat inert. Dan asal kata Argon ini konon argonous
with the mean "do nothing!".

    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
















Kirim email ke