Sore ini PBB secara resmi meminta GD mundur. Dalam hal ini, yang disalahkan oleh Ahmad Sumargono adalah para pembisik GD yang mengatakan bahwa mhs yang meminta GD mundur jumlahnya sedikit. Fakta memang menunjukkan bahwa banyak mhs yang demo hari ini meskipun gayung ajakan MOGOK JAKARTA (jangan memakai kata nasional ah meskipun di Jakarta) tidak bersambut, kecuali angkutannya Jumhur. Namun bila dibandingkan dengan aksi mhs 1998, jumlah itu memang tidak sebanding. Apalagi gerakan mhs di berbagai kota dan pusat2 Pendidikan Tinggi (di luar Jkt) juga jauh dari kehebatan gerakan mhs th 1998 yang serentak (ada juga kelompok mhs yang tidak bergerak lho...!). Bahkan di Senayan dulu ada lho gerakan mhs dan masyarakat menentang mhs yang menuntut HMS turun.... Sebagai gambaran, Lima besar jumlah rata-rata Mhs per PTS adalah Pertama Kopertis III (Jkt), ke dua Kopertis V (DIY), Ke tiga Kopertis VII (Jatim), Ke empat Kopertis VI (Jateng), dan ke lima Kopertis IV (Jabar). Padahal perbandingan antara Jml Mhs PTN dengan Jml Mhs PTS adalah 1:4. Mencermati perkembangan ajakan moral MOGOK JAKARTA hari ini di 5 Kopertis tersebut maka simpulkan sendirilah bagaimana pembenarannya ....... Diluar AR, tampaknya mereka yang dulu TIDAK menuntut Soeharto mundur sekarang menuntut GD mundur. Jadi, ya simpulkan sendirilah ..... �� ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
