Kan udah bener, kalau visi gak sama ya mesti
diberhentiin. Dan itu  gak peduli sama partai di mana
ia nyangkut. Bukti banyak, kan. Mentri yang gantikan
Laks, kan dari NU banget. Ya diberhentiin. Sebab,
akhirnya, yang namanya tanggungjawab itu kan jatuh di
RI-1. Kalau ada apa-apa, gimana? Lebih-lebih kalau
jelas-jelas disebut beda visi. Dan visi, itu bisa apa
saja, kan? Maklum, kadang kita bisa bicara apa saja,
meski gak terkait sama kerjaan kita sehari-hari.

*masalahnya visinya sendiri engga jelas, tidak memberi tau visi yang mana
yang dimaksud, seharusnyakan memberitahu bawahannya, lha kalau menterinya
aja bingung visi yang mana yang dimaksud?????????, apalagi orang luar mau
nilai lebih repot????

> Atau alasan mesti pecat Suripto yang dituduh macam
> -macam ?

Itu tidak disebut dalam alasan resmi. Nurmahmudi
mengaku ada beberapa kali diminta berhentiin Suripto.
Mungkin ia lalu bikin kira-kira, apa itu ya sebabnya.
Repotnya, kita percaya sama kira-kiranya tadi. Lalu,
kepercayaan itu kita pakai dengan resmi untuk
men-judge GD dengan rasa kepercayaan diri kita yang
'pasti ini, nih !' segala.

*lah kenyataanya demikian gd minta u/ mencopot sekjennya itu dng alasan
yang anda tau sendiri tidak perlu saya jelaskan, tapi bila di ajak di
klarifikasi atau diketemukan dng orang itu selalu menghindar????

> Atau Suripto & Nurmahmudi yang terlalu gagah
> menghantam KKN ??

Ada banyak yang terungkap di permukaan, dan semua
melihat. Tapi ada hal-hal yang diam-diam kita lakukan,
yang orang lain tidak mengetahuinya. Coba, ada tokoh
yang begitun terhormat, sehingga dimakamkan di makam
pahlawan. Nyatanya ia koruptor besar, yang menjadi
runyam ketika anak-istrinya, dan kebetulan bisa
dibilang gundik, istri yang lain, saling klaim harta.
Jelasnya ia dari Pertamina. Coba.

Dengan hanya melihat yang terlihat di permukaan saja,
maka kita bisa salah membuat penilaian.

* untuk kalimat pertama sudah ada faktanya, untuk kalimat kedua hanya
sebatas pembelaan dan balik ke pernyataan anda hanya kira2 lah ?


> Atau alasan PK yang berani demo terus menentang GD
> ?

Masih relevan. dan itu malah memberikan kesmepatan
kepada PK untuk makin keras. Apa itu bukan sisi
positipnya bagi mereka penentang GD? Jadi gak usah
menilai keliru dan mencela keputusan GD memecat mantan
presiden PK tersebut.

*masih relavan gimana, wong nm sudah mengundurkan diri dari pk?
dan bukan2 apa2 lagi di pk, gimana dia bisa mempengaruhi demo yang
dilakukan oleh kader pk, alasan yang dicari2 lagi.

> Makin ramai ....

Memang, makin ramai. Lebih-lebih untuk mereka yang
sukanya bikin ramai-ramai. Peluang besar untuk makin
meramaikan suasana. Enak, kan?

tergantunga kaca mata mana yang dipakai kalau disebut negara aman, rupiah
stabil, penganggura berkurang, kknnya berkurang tidak perlu repot2, kalau
sebaliknya ya..h banyak yang kerepotan he..he..

> Wass
> Tjukria P. Tawaf

=====



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke