Alhamdulilah, kalo sinyalemen mas Amien, bahwa besar
kemungkinan gagasan 'terbalik' itu berasal dari pak
Lopa, yang kebetulan sekali lagi pegang kendali di
urusan penegakan hukum itu. Ini lebih alhamdulilah
dibanding kalo gagasan itu dateng dari Gd. Sebab,
dengan begitu, terbukti bahwa GD bisa mendengar, dan
demokratis. Sekali lagi, alhamdulilah.
Soal Julius usman, sebenarnya, bukan saja aku
mengkuatirkan Juliusnya sendiri, tetapi justru kepada
komunitas PDI-Perjuangan itu sendiri. Aku jadi inget,
ada sebuah Uni di Sby, yang namanya Wijayakusuma. Ini
yang ndiriken adalah Golkar.
Mahasiswa uni ini, kala orba masih berkuasa, tak
pernah turun demo, meski semua mahasiswa semua pada
pating bleber di jalanan. Ketika aku nanya, maka apa
jawaban mereka ?
'UWKS ini kan punya Golkar, cak. Oleh sebab itu, semua
kegiatan mahasiswa pasti dianggap sebagai kebijakan
Golkar. Lha apa lagi ini mahasiswa pada ndemoin
pemerintah orbaniyah. Nanti dikira begitulah Golkar
punya pikiran'. Mathuk juga, batinku.
Nah, PDI-Perjuangan boleh dibilang sebagai panutan
para politisi untuk bergerak. Mekar-mingkupnya hidung
banteng gemuk, atau gidro-gidronya serta ndekemnya,
bisa ditafsirkan bahwa itulah yang dirasa oleh banteng
gemuk ini. Apa lagi ditambah dengan foto-foto nyingkur
dari boss banteng ini.
Maka, sebenarnya, aku bukan niatannya nggak suka sama
parte ini, malah lebih dibilang ngeman. Lha piye, 2004
sedela maneh, je. Kalo ndak dipelihara dari sekarang,
rak kacau beliau.
Thinktank PDI-Perjuangan sebenarnya kan secara formal
sudah ada, di Litbang-nya pak Kwik. Tapi wong
masing-masing lebih sibuk mengincar kekuasaan,
dibanding berdarmabakti kepada nusa lan bangsa, kok.
Dan itu bukan tanpa sebab. Yaitu karena di dalam
internal partai ini juga main sikut, untuk bisa dekat
dengan kursi boss, agar kalau boss, biar ndingkluk
sekalipun, masih masuk dalam jarak pandang. Eh, siapa
tau, diawe. Sampek sak Laksamana Sukardi sendiri, yang
mestinya mantan praktisi keuangan, mbok iyao bikin
proposal soal jebloknya rupiah, kek...
=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get email at your own domain with Yahoo! Mail.
http://personal.mail.yahoo.com/?.refer=text
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--