--- [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Maka sekarang
> kita cuma nunggu 
> reaksi mbakyu MW (kok mbisu terus ya?), mau dibawa
> kemana sepur kita 
> ini? 

Jangan-jangan mbakyumu ini sedang menikmati 'usungan
tandu', yang mengantarkannya kesana-kemari, di mana
banyak orang, di antaranya begundal, cari tumpangan,
oportunis kelas coro sampai badak, dan mereka yang
berniat nyalip ambil tikungan, atau bola muntah.

Mbakyumu ini seperti menikmati ada benjolan yang abuh
dikit di kepala karena kebentus pojokan lemari dapur,
karena salah ndangak, yang tak terlalu sakit tapi enak
untuk diemek-emek. Mbakyumu ini sedang menikmati
dipuja-puji orang, 'mbok cepet jadi ketua RT lah, yu',
atau 'cuma mbakyu lho yang pantes, mana darah biru
pula'.

Lihat saja, tak cuma pendukung sali saja yang
nyurung-nyurung begitu, tetapi juga yang dulu dengan
amat sinis menyepelekannya, semua pada bilang 'semua
tergantung sama mbakyu, lho'. Apa situasi yang seperti
ini ora nikmat?

Kalau mbakyumu ini membuat keputusan yang mendukung
kangmasnya, aku berani njamin bakal akan muncul
hembusan positip, yang makin lama makin membesar,
menggulung hawa busuk yang sedang melingkupi negeri
ini. Cuma, yang untung ya si kangmasnya, karena sukses
melaju sampai 2004, dan ada kemungkinan dapat ronde
berikutnya. Sementara mbakyumu cuma lagi-lagi dapat
dudukan di sebelahnya doang, tak lagi menikmati 'tenan
lho, cuma panjenengan, mbakyu' lagi.

Kalau mau mengiyakan, rasanya mbakyumu ini kok gamang,
to. Apa betul bisa ndandani warung yang sudah rubuh
dilabrak prahara macam-macam itu tadi. Pendukung
aslinya, nyatanya, dulu sempat dibegal sama
orang-orang plastik, dengan berbagai hambatan yang tak
mungkin dibetulkan, karena bagaimana pun, si mbakyu ya
tetap bergender perempuan. Sementara ayat-ayat
penjegalnya dulu kan nggak bisa diralat? Wong salah
nyitir saja sudah diacungi macem-macem, kok. Pendukung
asli sulit dipakai sebagai pelampung, wong isinya ya
cuma 'sendika, wonten dawuh' belaka, tuh ?

Bingung kedua adalah kenapa para begal dulu kok datang
dengan senyum manis, kayak Yusril, yang rajin banget
memberikan kursus ketatanegaraan itu. Di belakangnya
kan ada Gogon. Lalu ada PAN yang bikin rekomendasi
agar mbakyu sebagai ketua RT. Lha, ini ada apa
semuanya? Jangan-jangan ada apa-apa? Lha, mbakyumu
bingung to?

Kejahatan paling gede adalah karena mbakyumu ini
sedang menikmati suasana sanjungan, entah tulus atau
tidak itu. Sebab, dengan gaya nikmatnya itu, kita
rakyat kecil ini sudah benar-benar terengah-engah.
Kejahatan ini sudah tak bisa diampuni. Disubya-subya,
di tengah megap-megapnya rakyat kecil, gitu kok bilang
'makin sulit ketemu kawula alit' segala. Biyuh-biyuh !

=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices
http://auctions.yahoo.com/

...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke