Laskar garong yang dibiayai dengan uang hasil garongan
datang menyambut dibebaskannya raja garong, buat persiapan
menggelar SI.

*******

Rabu, 02 Mei 2001, 18:32 WIB

Laskar Barong Iringi Keluarnya Ginandjar Kartasamita

Jakarta, KCM

(Laporan Dulhadi)

Keributan mengiringi keluarnya mantan Mentamben Ginandjar
Kartasamita dari Rutan Kejagung, Rabu (2/5) sore. Puluhan
"Laskar Barong" yang mencoba mengamankan Ginandjar terlibat
bentrok dengan wartawan.

Akhirnya pada pukul 17.30 mantan Mentamben Ginandjar
Kartasamita keluar dari Rutan Kejagung. Ia keluar dengan
dihadiri oleh para jaksa masing-masing Barman Zahir, Fahmi
SH dan Sidik Latuconsina yang diserta kepala Rutan Kejagung
Syaiful Basri.

Juga terlihat Kapolsek Kebayoran Baru Kombes Pol Sudjatmo
yang ikut mengamankan prose keluarnya Ginandjar tersebut
dengan membawa dua truk anggota polisi.

Ketika keluar dari tahanan Ginandjar langsung diamankan
pasukan pengaman swasta yang mengatsanamakan dirinya
"Laskar Barong" dari LSM Pengabdian Putra Bangsa. Mereka
mengenakan rompi hitam dan seragam hitam-hitam dan dipimpin
oleh Eddy Hartawan.

Ginandjar sempat mengungkapkan dirinya merasa capai dan
ingin segera pulang. "Saya bahagia bersyukur alhamdulillah
akhirnya saya bisa keluar dari tahanan ini dan memang saya
tidak berhak berada di dalam tahanan ini. Tapi saya
serahkan saja pada hukum dan hukum di negara kita telah
menegakkan kebenaran dan keadilan. Saya bahagia bukan saja
untuk saya sendiri, tetapi untuk mereka yang mencari
keadilan. Saya memang merasa yakin pada kebenaran dan pada
hukum. jadi karena itu alhamdulillah sekarang saya bebas
dan hukum telah ditegakkan," demikian Ginandjar saat
keluar.

Sebenarnya Ginandjar terlihat ingin menyampaikan pernyataan
lebih banyak, namun karena kehadiran para pengawal dari
Laskar Barong tersebut, para wartawan kesulitan untuk
menggali informasi lebih banyak dari Ginandjar. Wakil ketua
MPR tersebut dikawal ketat hingga masuk ke dalam mobil
Volvo hitam No. B-49 yang sudah menunggu.

Sempat terjadi keributan antara wartawan dengan pasukan
pengamanan swasta . Koordinator pengamanan, Eddy Hartawan
sempat dikepung wartawan, namun mengelak dan menolak
mengakui bahwa ia memerintahkan memerintahkan anak buahnya
menghalangi kerja wartawan. 

Penasehat hukum Ginandjar Kartasasmita, M. Assegaf yang
mencoba melindungi pasukan pengaman swasta tersebut sempat
terkena tendangan pada bagian mukanya.
(Cay)






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices
http://auctions.yahoo.com/

...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke