Mudah-mudahan ini bukan sekedar strategi jangka pendek GD agar tidak di impeach, atau sensasi dari Pak Bagir di posisinya yang baru, tetapi merupakan langkah yang bersungguh-sungguh untuk membangun Indonesia baru dalam jangka panjang. *********** May. 18, 2001 11:53:05 WIB Ketua MA: Pembubaran Golkar Sedang Diproses Reporter/Penulis: Atur Toto S * Senjata Pamungkas Gus Dur JAKARTA, Mandiri - Diluar dugaan. Ketua Mahkamah Agung (MA) yang baru dilantik Prof Dr Bagir Manan SH menegaskan, dirinya sudah membentuk sebuah tim Majelis guna mengkaji tuntutan masyarakat untuk membubarkan Golkar. Bahkan, tuntutan tersebut saat ini sedang diproses oleh majelis yang dibentuk MA itu. Majelis hakim yang terbentuk nanti akan bertugas menampung dan menindaklanjuti segala tuntutan yang diajukan dari sejumlah anggota masyarakat untuk membubarkan Golkar. "Pembubaran Golkar merupakan tuntutan masyarakat dan harus diproses oleh MA karena tuntutan tersebut sudah diajukan," ujar Bagir Manan kepada wartawan seusai dilantik sebagai Ketua MA oleh Presiden Abdurrahman Wahid di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/5). Pernyataan Bagir ini amat diluar dugaan dan perhitungan. Pasalnya naiknya Bagir sebagai Ketua MA konon diyakini atas `peran besar` Partai Golkar. Sehingga Gus Dur semula sempat menilai Bagir akan menjadi kendaraan Golkar, sebab Bagir adalah `orang lama`. Namun kenyataan ternyata berbicara lain. Menurut Bagir Manan, saat ini MA sedang memproses sesuai prosedur dan tahapan yang berlaku untuk melakukan pemeriksaan. Untuk itu, pihaknya sudah membentuk majelis guna menangani tuntutan ini lebih lanjut. Namun Bagir Manan menolak menyebutkan siapa-siapa saja anggota majelis tersebut. Ketika ditanya, apakah tokoh-tokoh Golkar akan dipanggil MA, Bagir Manan menjelaskan, hal itu tergantung dari majelis yang bersangkutan. "Apabila mereka merasa berkepentingan untuk memanggil tokoh-tokoh Golkar guna diminta keterangan, tentu akan dilakukan pemanggilan," ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Bagir Manan menegaskan, dalam pemeriksaan kasus Golkar, pihaknya tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah, sehingga ia menolak memberi pernyataan kemungkinan Partai Golkar bisa dibubarkan atau tidak. "Yang pasti putusan hakim dilakukan atas bukti-bukti yang sah dan tidak akan memberi pendapat pada sesuatu yang belum terjadi," katanya. Senjata Pamungkas Sementara analisis yang berkembang di kalangan politisi menyebutkan, pembentukan Majelis di Mahkamah Agung untuk menampung aspirasi dan tuntutan masyarakat agar Golkar dibubarkan dinilai sebagai senjata pamungkas Presiden Abdurrahman Wahid dalam menghadapi tantangan Sidang Istimewa. Dasarnya, seperti diberitakan, beberapa waktu dalam sebuah diskusi di Hotel Borobudur, Presiden Abdurrahman Wahid berjanji akan membiarkan wacana pembubaran Golkar bergulir. Namun demi melihat situasi politik belakangan ini semakin tidak menguntungkan posisinya, wacana itu menjadi senjata pamungkas Gus Dur untuk menyerang balik kubu Golkar. Terbukti, sebelum majelis ini `bergerak`, Partai Golkar sudah melunak. Hal itu ditandai dengan pernyataan para petingginya yang menegaskan, partai bentukan orde baru itu tidak akan melakukan impeachment terhadap Presiden KH Abdurrahman Wahid, jika SI benar-benar digelar. [Baca: Pilih Solusi Aman Golkar Tolak Impeach Gus Dur] Menurut Ketua Tim 8 (tim yang membahas memorandum I dan II) Fraksi Partai Golkar, HM Yahya Zaini kemarin, Golkar memang lebih memilih solusi dengan cara pemisahan jabatan melalui sebuah ketetapan yang diputuskan sidang MPR. Itupun jika Mega setuju dan ada koalisi. [IMD] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices http://auctions.yahoo.com/ ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
