Sedikit Share ttg shock dan per... Jadi kalo shock dgn diameter As-nya ( As hidrolik )besar itu akan mampu meredam tekanan dari atas..semakin besar As-nya maka kemapuan meredam goncangan akan semakin baik.So biasanya lebih stabil ditikungan dan high speed. Trus kalo Per bekerja membalikkan tekanan dari dari bawah keatas,..bukan meredam tekanan dari atas. Tapi per berfungsi sebagai peredam jika mendapati tekanan dari atas dan ini biasanya shocknya udah lemah ato bocor,jadi terasa ampul-ampulan ( ech benerg ak bahasanya )ato ajrut-ajrutan,karena yang kerja hanya per saja...shocknya gak mampu meredam alias lemah ato bocor.
Dan biasanya utk shockbreaker yang bagus...As shocknya itu besar dan Diameter Per paling tengahnya itu besar..serta ulirnya lebih variasi ditambah tabungnya juga besar. Maaf kalo salah Arrivederci -nana- ----- Original Message ---- From: Albert J.Mully [EMAIL PROTECTED] Wah Angga, saya lupa ngukur punya Metica soalnya saat saya lagi ngukur-2 di beres kebetulan tidak ada Metica yang shock ORI tetapi yang saya tahu malah ada yang pakai punya LX tuh. Menurut saya perbedaan diameter per hanya mempengaruhi soft atau hardnya re-bounce-nya, diameter kecil biasanya lebih soft sedangkan diameter besar sebaliknya ( kalau tidak salah lho ), kurang ahli juga saya soal satu ini, mungkin Maz Riza, Andri atau yang lain bisa menjelaskan tehnisnya. Kapan-2 kalau ada waktu lagi saya ukur punya Metica deh. Semoga membantu, salam ............ ...... Opa Albert. . Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

