Maaf ikut nimbrung, Kalau saya sih melihat dari kondisi barangnya juga, kalau liat Dink 150 itu kan kebanyakan dipakai harian, kondisi setelah beberapa tahun tahun tahu sendiri lah :D.
Tapi kalau GD kan biasanya jarang dipakai harian, kebanyakan yang dijualbelikan KM cukup minim, dan kondisi fisik maupun mesin jauh lebih bagus. Itu kayaknya alasan kenapa harga GD lebih tahan :D Kalau ada dink dengan KM dibawah 10ribu dan kondisi fisiknya bagus tentu harganya masih tinggi juga. salam, 2008/7/6 Riza <[EMAIL PROTECTED]>: > Dear Oom Ryan and rekans, > > Dink dulu harga baru sekitar 28jt => pasarannya 14jt => separo harga. > Grand Dink harga baru dulu katakanlah 40jt => mestinya pasarannya 20jt > saja, aku yakin kalau harga Grand Dink 20jt-an banyak yang langung cash > (baca: diburu orang). > Sebaliknya, Dink (berdasar value GD second) mestinya harga pasarannya > 21jt-an. > > Kalau ada yang mau beli Dink 21jt (bisa nego dikit) tahun 2002 (tahun dua > ribu dua), kilometernya 12-rb-an (aku percayai jujur), tangan pertama, > keadaan seperti baru, ada yang mau lepas. And mestinya Dink harga pasarannya > segitu, serendah-rendahnya 20jt-lah. Bagaimana? => saya bisa bantu carikan > tuh barang ;-) > Kayaknya tinggal 1 deh. > At least sebenarnya harga 21-jt buat Dink keadaan seperti baru termasuk > reasonable price. > > Kalau Grand Dink dibayar di atas 30jt sebenarnya overvalue, sedangkan Dink > dilepas hrg di bawah 15jt sebenarnya undervalue. > So, sebenarnya diburu atau tidak diburu, it's all about value (=money) ;-) > Maaf lho, ini bukannya mau bikin kecewa yg berusan beli Grand Dink, ini > hanya perhitungan matematis, kenyataannya tentu pasar yang menentukan, > inilah demokrasi pasar. > > Salam, > > Riza > Owner of Dink 2001 > > Ryan wrote: > > Wah sayang tuh kalau dink nya di jual. Karena sekarang dink juga lagi banyak > diburu orang. > > Regards, > > Ryan > > -- ============================ Freelance Web Designer http://pupungbp.erastica.com

