Bogor, 20 Desember 1999

Untuk :  Sahabat dan Kolega LATIN

Dari    :  Dani Wahyu Munggoro
              Direktur Eksekutif
              LATIN, Bogor


Perihal: Catatan Terhadap Surat Protes LEI

Kawan-kawan sekalian,

Menanggapi surat Protes LEI (No: 121/LEI/DE/XII/99 tanggal 11 Desember
1999) dan email yang telah disebarkan Sdr. Mubariq Ahmad ke berbagai pihak,
saya
atas nama Lembaga Alam Tropika Indonesia (LATIN) ingin menyampaikan beberapa
catatan berikut.

1. LATIN telah menyampaikan bantahan resmi dan klarifikasi kepada Sdr.
Mubariq Ahmad mengenai isi surat tuduhan tersebut.  LATIN menyampaikan
terima kasih atas kritik/protes yang dialamatkan kepada kami dan
disampaikan ke seluruh dunia.  LATIN yakin melalui protes-protes semacam itu
akan
membuat kami lebih giat lagi meningkatkan kualitas kerja, profesionalisme
dan keteguhan dalam berjuang. LATIN adalah lembaga yang tumbuh dan menjadi
pusat pembelajaran diri bagi LATINers.  Karena itu semua pengalaman
sepanjang perjalanan lembaga merupakan proses belajar yang baik untuk
menjadikan LATIN sebagai center of excellence dalam pengembangan komuniti
forestri (KF) yang lestari di Indonesia.

2. Dalam kesempatan ini saya tekankan juga komitmen LATIN untuk tetap
konsisten mengembangkan inisiatif sertifikasi di Indonesia bersama-sama
lembaga-lembaga lain yang berminat menuju pengelolaan hutan Indonesia yang
lebih baik.  Upaya panjang dan melelahkan dengan LEI tidak mungkin diabaikan
begitu saja.  Tentu saja sepanjang perjalanan bersama LEI ada
perbedaan-perbedaan yang muncul, ada  perasaan-perasaan �frustrasi� dan
melelahkan di dalam berproses bersama, tetapi hendaknya hal tersebut
dianggap bagian dari perjuangan.  Dan LATIN menganggap semua itu sebagai
proses belajar untuk bersama-sama menjadi lebih baik.  Sertifikasi bukanlah
sebuah proses yang mati atau mandeg.

3. LATIN secara informal sudah menjalin kerjasama dengan SmartWood sejak
tahun 1991, untuk belajar secara langsung seluk beluk pengelolaan
sertifikasi dari lembaga certifier yang memang memiliki kompetensi dan
diakui masyarakat dunia. SmartWood adalah program yang tertua untuk
sertifikasi produk hutan di dunia, yang dikelola oleh organisasi
non-pemerintah/nirlaba (LSM) yang bernama Rainforest Alliance, di USA.
SmartWood, meskipun barangkali belum sempurna, telah mempunyai pengalaman,
kredibilitas dan jaringan yang luas di berbagai negara di dunia.  Dan yang
menarik lagi SmartWood mempunyai filosofi untuk memperkuat lembaga-lembaga
lokal di negara-negara tempat SW beroperasi, seperti LATIN untuk Indonesia.

Kami bekerjasama dengan SmartWood karena mempunyai filosofi dasar sebagai
sebuah LSM.  Pada tahun 1998, LATIN baru memutuskan untuk meningkatkan
status hubungan itu dan bersedia menjadi partner resmi SmartWood dalam
mengembangkan dunia sertifikasi di Indonesia.  Dengan begitu LATIN berharap
secara perlahan-lahan akan mampu mengembangkan kapasitas pengetahuan dan
pengalaman praktis lapangan untuk mengelola program sertifikasi.  Sebagai
bagian dari proses belajar, melakukan kesalahan-kesalahan adalah wajar.
Dan bagi LATIN adanya kesalahan-kesalahan lebih dilihat karena adanya
kecerobohan daripada sebuah kesengajaan.

4. Status LATIN saat ini adalah kolaborator SmartWood di Indonesia atau
dalam jaringan SmartWood dikenal sebagai SmartWood Indonesia Initiative.
Sebagai kolaborator LATIN bertanggungjawab untuk membantu membina hubungan
dengan klien, mengadakan kegiatan public awareness dan mengembangkan
keorganisasian program tersebut.   Sementara di luar aspek tersebut
misalnya koordinasi proses assessment, kebijakan-kebijakan strategis
termasuk
kebijakan yang berkaitan dengan  hubungan kerjasama dengan LEI dsb. adalah
menjadi tanggungjawab SmartWood Headquarter di Amerika. LATIN tentu saja
membantu untuk mempererat hubungan dengan berbagai lembaga terkait di
Indonesia.  Sebagai kolaborator LATIN berhak untuk ikut dalam semua
aktifitas sertifikasi yang dilakukan SmartWood di Indonesia termasuk
scoping yang dilakukan baru-baru ini.

5. Misi LATIN dalam kolaborasi dengan SmartWood antara lain adalah untuk
merangsang adanya kompetisi yang sehat dan dapat memacu LEI untuk mencapai
mandatnya sebagai lembaga akreditor di Indonesia.  Untuk hal yang sama
LATIN mendukung LEI antara lain agar FSC mendapat counterpart khususnya di
Indonesia agar FSC juga memperhatikan dengan sungguh-sungguh perkembangan
sertifikasi di Indonesia. Kami percaya bahwa kompetisi yang baik akan
membuat kualitas hasil kerja bisa menjadi lebih baik dan lebih optimal. Kami
juga yakin bahwa kehadiran LEI  juga menjadi wacana yang sangat menarik
dalam forum FSC.

6. Diakui bahwa ada persoalan komunikasi antara LEI dan SmartWood/LATIN.
Namun LATIN menyesalkan cara LEI dalam menangani adanya persoalan
komunikasi dan konflik dengan cara yang sangat emosional.  LEI tidak
melakukan
klarifikasi lebih dulu kepada LATIN sebelum menyebarkan surat-surat
protesnya.  Selama ini LEI sebagai sebuah institusi tidak pernah mengajukan
keberatan secara resmi terhadap hal-hal yang dianggap tidak berkenan bagi
LEI.  Surat protes yang kemarin dikirimkan, yang terkesan sangat emosional,
sungguh memprihatinkan.  LATIN tidak memahami cara-cara seperti itu.

7. Pertanyaannya kemudian adalah: apakah memang cara dan mekanisme demikian
yang ditempuh oleh LEI sebagai sebuah institusi untuk menyelesaikan konflik
yang dihadapinya?  Jika memang demikian, maka LATIN sangat menyayangkannya.
Sebagai sebuah lembaga yang diharapkan akan menjadi institusi dengan
reputasi internasional, LEI tidak selayaknya mengembangkan sikap dan
mekanisme penyelesaian konflik seperti ini.  Akan sangat sulit keadaannya
bagi certifiers, clients, buyers, LSM dll. di kemudian hari untuk terlibat
dalam sistem LEI semacam ini.  Sebab tanpa adanya klarifikasi dan
verifikasi, tuduhan sepihak yang muncul beritanya disebarkan ke berbagai
pihak, menjadi bahan gunjingan yang tidak sehat dan tidak membantu
menyelesaikan persoalan.  Mekanisme penyelesaian konflik sedemikian kami
anggap sangat tidak fair dan memojokkan pihak di luar LEI.

8. Namun demikian, patut digaris bawahi bahwa tidak ada maksud sedikitpun
dalam benak LATIN untuk meremehkan upaya-upaya yang telah lama LATIN dukung
di dalam mendorong pengelolaan hutan yang lebih baik di Indonesia.
Demikian juga untuk masa mendatang, kami tekankan sekali lagi, bahwa LATIN
tetap
mempunyai komitmen untuk bekerja sebagai mitra LEI dalam mengembangkan
sertifikasi di Indonesia.  Perlu juga disampaikan bahwa program sertifikasi
merupakan salah satu bagian saja dari keseluruhan aktifitas LATIN.
Sertifikasi bukan hidup matinya LATIN.  Sertifikasi bagi LATIN adalah salah
satu wacana di antara sekian banyak wacana yang lain, yang dianggap relevan
dan dapat memberi kontribusi dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang adil
dan lestari.

9. Akhir kata, untuk membangun komunikasi yang lebih baik di masa depan
perkenankan dengan rendah hati kami menawarkan gagasan kepada teman-teman
semua yang berminat dalam isu-isu sertifikasi untuk mengadakan semacam
�Forum Informal untuk Sertikasi� sebuah ajang diskusi dan sharing informasi
berkala mengenai isu-isu seputar sertifikasi dan perkembangan sertifikasi
di Indonesia.  Melalui forum ini barangkali alur informasi dan komunikasi
bisa
lebih lancar.  Khusus mengenai gagasan ini, saran, usulan atau pendapatnya
dapat disampaikan kepada LATIN.  Saya juga secara khusus mengundang dan
mempersilakan kawan-kawan LEI untuk menangkap inisiatif ini bila dirasa
perlu dan bermanfaat. LATIN akan berupaya mendukung sepenuhnya.

Terima kasih kasih atas segala perhatian dan kerjasamanya.


Salam adil dan lestari,

Dani Wahyu Munggoro
Direktur Eksekutif LATIN


NB. Berikut ini saya sampaikan juga respon dari Direktur Eksekutif Program
Smartwood, yang juga telah disampaikan kepada Direktur Eksekutif LEI.




-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/



Kirim email ke