Bengkulu Ekspres Rabu 15 Maret 2000, halaman 3 Enggano Merdeka tak Semudah dibayangkan Bengkulu, BeE Siapa sangka Enggano suatu kecamatan pulau yang terletak jauh di tengah Samudera Indonesia serta berpenduduk hanya lebih kurang 1700 jiwa akhir-akhir ini menjadi perhatian banayak pihak menyu;sul pernyataan adanya mahasiswa Amerika dan Australia yang riset. Kemudian mengajak warga Enggano untuk merdeka , bahkan gilanya lagi ingin memerdekakan Enggano. Menenggarai hal tersebut Danrem 041 Gamas Bengkulu Kolonel Infanteri Syarifydin Summ selaku pembina teritorial provinsi Bengkulu, menanggapi secara hati-hati, karena menurutnya apa mungkin dan masuk akal hal tersebut dilakukan oleh mahasiswa riset pada warga Enggano. Meski demikian masih menurutnya tidak menutup kemungkinan pernyataan-pernyataan tersebut memang ada. Namun dilakukan oleh beberapa orang yang tidak bertanggungjawab. Sampai saat ini Enggano adalah bagian integral dari negara Republik Indonesia, bahkan bagian sah dari wilayah provinsi Bengkulu. Dan soal keamanan dan pertahanannya di bawah pembinaan teritorial Korem 041 Gamas Bengkulu, ungkap Danrem seraya menunjuk peta Pulau Enggano yang terpampang besar di ruang kerjanya. Masih menurutnya persoalan Enggano mengemuka adalah karena ekses pembangunan selama ini. Karena sampai saat sekarang transportasi ke Enggano saja masih sulit. Kenyataan seperti itulah yang menjadi persoalan yang mendasar. Sehubungan dengan adanya pernyataan yang ingin bergabung ke kota Bengkulu bahkan merdeka merupakan letupan-letupan kekecewaan masyarakat terhadap kelambanan pembangunan di daerah itu. Saat disinggung tentang kedaulatan di Indonesia karena pernyataan Merdeka, apalagi didukung oleh mahasiswa Amerika dan Australia, Danrem yang terkenal akan disiplin pad anggotanya tersebut hanya berkomentar singkat. Menurutnya tidak semudah yang dibayangkan untuk mendirikan negara. Sehingga tawaran yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut adalah sebuah ketidakbenaran. "Kita tidak usah menanggapi secara serius, serta cemas bisa saja mahasiswa tersebut wisatawan. Kemudian ngobrol dengan masyarakat setempat. Kita terus memantau Enggano baik secara kewilayahan maupun yang lainnya," Ujar Danrem singkat. Penyatuan Kodim Masalah pembinaan kewilayahan yang mantap tidak lepas dari peran koramil-koramil yang ada. Meski demikian untuk wilayah Bengkulu Utara dan kota Bengkulu, masih adanya koramil yanbg terletak di wilayah geografi Bengkulu Utara. Namun tunduk pada Kodim kota Bengkuulu, diantaranya Koramil Enggano, Talang Empat, Taba Penanjung, dan Pondok Kelapa. "Uisulan untuk menyatukan Koramil yang secara geografis masuk Bengkulu Utara tetapi sampai sekarang masih tunduk pad komando kerja kodim kota terus kita lakukan. Guna menyatukan gerak langkah dalam pembangunan, serta menopang pembinaan teritorial. Maka untuk kedepan seperti beberapa Koramil yang masuk dalam wilayah Kodim Bengkulu Utara. Hal tersebut sudah kita usulkan ke Markas Besar Angkatan Darat. Sehingga koordinasi kerja antara pemerintahan kecamatan dan unsur Koramil tidak lagi terpisah," jelas Danrem panjang lebar. Perwira yang selalu berpenampilan enerjik tersebut mengatakan persoalan mengapa ada beberapa Koramil Bengkulu Utara yang masuk dalam wilayah Komando Kodim kota Bengkulu, tidak terlepas dari sejarah kota Bengkulu itu sendiri. Karena dahulunya kota Bengkulu adalah bagian dari Bengkulu Utara. Dulunya Kota Bengkulu hanya memiliki satu Koramil, kemudian ditambah dengan koramil yang tersebar di kabupaten Bengkulu Utara kemudian lambat laun, seiring dengan kemajuan berdirilah Koramil-Koramil baru dan Kodim tersendiri di Bemngkulu Utara. Setuju Enggano masuk kota Bengkulu Meski demikian ungkap perwira yang mempunyai tiga melati dipundaknya ini, persoalan Enggano, sangat lah kompleks. Dicontohkannya ada tiga hal kekompleksan Enggano. Pertama secara geografis lebih dekat ke kabupaten Bengkulu Selatan, bila ditarik garis lurus akan sejajar dengan Bintuhan. Kedua secara pemerintahan Kecamatan, Enggano langsung ke Bengkulu Utara. Ketiga secara pembinaan kewilayahan di bawah Kodim 0407 kota Bengkulu, bukan Kodim Bengkulu Utara. "Terlepas dari persoalan yang ada , saya sangat setuju bila Enggano masuk kota Bengkulu. Sehingga mobilisasi pembangunan di sana lebih cepat, karena selama ini hubungan yang terpisah-terpisah tersebut juga berimplikasi pada lambannya koordinasi pembangunan tersebut, "ungkap Danrem serius. -- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
