http://suarapembaruan.com/News/2000/04/10/index.html SUARA PEMBARUAN DAILY Tanaman Bioteknologi Perlu Dikembangkan Jakarta, 10 April Indonesia perlu mengembangkan tanaman bioteknologi (Bt), khususnya tanaman kedelai dan jagung agar tidak tertinggal dalam pengembangan agribisnis dengan negara-negara agraris lainnya, seperti Cina, Meksiko dan beberapa negara Eropa. ''Tanaman bioteknologi yang rentan terhadap hama dinilai aman bagi lingkungan dan secara ekonomi menguntungkan, sama halnya dengan budidaya tanaman konvensional,'' kata Direktur Ekskutif Indonesia Center for Biodiversity and Biotecnology (ICB), Dr Dwi Andreas Santoso kepada wartawan di Jakarta Sabtu (8/4). Ia menjelaskan, pengembangan tanaman Bt yang telah ''diperkuat'' dengan gen cry penghasil toksin untuk melawan serangga, maka secara genetik tanaman kebal terhadap hama penggerek jagung. Tanaman seperti itu, lanjutnya, bisa mengurangi penggunaan insektisida. Toksin yang ada dalam tanaman hanya efektif untuk serangga tertentu. Jadi, tidak berbahaya bagi serangga tidak merusak tanaman. Menurut dia, luas areal penanaman tanaman transgenetik tiap tahun meningkat. Pada tahun 1996 luas areal tanaman tersebut hanya seluas 1,7 juta hektare di dunia, tapi pada tahun 1999 meningkat menjadi 39,9 juta hektare. Negara-negara yang telah menggunakan tanaman rekayasa genetika itu, paparnya, antara lain, Amerika Serikat, Kanada , Australia, RR Cina, Meksiko dan sebagian negara Eropa. ''Cina tahun ini telah menanam seluas 6 juta sampai 7 juta hektare dan Malaysia telah memulai melakukan budidaya tanaman serupa itu. Jika kita tidak segera mengikutinya, bisa dipastikan bakal tertinggal dalam melakukan budidaya komiditi cukup penting, seperti kedelai dan jagung,'' katanya. (S-25) Last modified: 10/4/2000 --------------------------------------------------------- Arsip lengkap Berita-berita Lingkungan Hidup di Indonesia, silahkan klik: http://www.egroups.com/group/berita-lingkungan/ -- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
