Hira, Beberapa aksi itu saya ikuti dengan seksama. Namun berkaitan dengan momentum September itu memang yang bisa saya lakukan ya terlibat dalam pendukungan terhadap puluhan petisi-petisi dari Eropa dan Amerika yang diantaranya juga didukung kawan-kawan di Indonesia.
Saya menggugah lewat media ini, kalau bisa dianggap menggugah. Salam, DRM At 07:25 PM 10/2/01 +0700, you wrote: >Sdr. Dwi, > >Beberapa waktu yang lalu ada kelompok petani yang demo anti WTO, terutama >menuntut dikeluarkannya perjanjian pertanian dari WTO. Lalu ada koalisi >ornop WTO yang menentang perundingan perdagangan global baru; mereka ke DPR >menuntut wakil rakyat tidak menyetujui perundingan baru tersebut. Sayang >memang media kurang memuat dan strategi media lemah Ada surat anti perang >yang juga beredar. Belum lagi kekalahan koalisi ornop ketika menentang MNC >AS yang tanam kapas transgenik. SEtiap hari ada saja gerakan, hanya kalah >dengan yang jihad mungkin. > >Sebenarnya gerakan anti globalisasi tidak harus dipelopori oleh LSM >manapun. Ada baiknya anda mengambil inisiatif juga. Ada baiknya anda >menyarankan dan mempelopori sebuah gerakan demikian, tentunya dengan tetap >tidak membenarkan pembunuhan yang sudah terjadi pada 11 September 2001 yang >lalu. > >Salam >Hira >At 03:07 PM 10/2/01 +0700, you wrote: >>Kawan-kawan, >> >>Beberapa hari terakhir ini marak demonstrasi untuk melawan arogansi Amerika >>yang akan menerjang Afganistan dg peralatan perang. Di Washington DC >>gerakan-gerakan anti kapitalis dan globalisasi melakukan demo. Di Jerman, >>Itali, Inggris, dan tentu di Indonesia. >> >>Berbeda demo di Indonesia, di negara-negara lain gerakan-gerakan >>antiglobalisasi, anti WTO dan berbagai LSM dan koalisi LSM melakukan demo >>dan menggunakan momentum yg saat ini ada untuk menentang perang yg pada >>hakikatnya juga menunjukkan dominasi kekuasaan negara-negara maju yg >>dimotori Amerika. >> >>Berbeda di negara lain, demo di Indonesia justru banyak digerakkan oleh >>kalangan islam, keagamaan. TIDAK ADA kalangan LSM yg biasa teriak soal >>WTO/Globalisasi/Utang/ dsb yang menggunakan momentum ini untuk mendorong >>negara-negara maju berpikir ulang tentang globalisasi, dominasi, tata dunia >>baru dsb. >> >>Bagi saya ini mengherankan (?). Apakah LSM-LSM atau koalisi LSM Indonesia >>lebih suka tiarap pada situasi sekarang? Ada apa? >> >>Salam, >> >>Rahmad >> >> >> >> >>---- >>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] >>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] >>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ > > > >---- >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] >For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] >Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ > > > > ---- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
