On Wed, 7 Jul 1999, Andy wrote:
> tapi apa masyarakat luas tau hal ini, kayaknya di sini yang kurang mas Made,
> balik lagi ke publikasi dan promosi. selama ini (sejauh yang saya tau),
> sepertinya komunitas Linux di Indonesia masih terpencil, ambil perbandingan
> dengan organisasi pecinta bunga misalnya, mereka bisa masuk tv kapan2, tapi
Memang ini salah satu yang tergolong berat untuk dilakukan permasalahanya
untuk diekspose di Koran.. relatif butuh dana.. (maaf ini mungkin benar
atau tidak). Karena nilai jual berita kita masih kecil.
Berbeda dg persh yang bisa melakukan press release di Koran karena
memiliki dana marketing yang besar.
Sehingga relatif sekarnag pengenalan kita melalui media yang telah melek
dan bersedia membantu (seperti MIKRODATA, INFOKOMPUTEr, ELEKTRO, KOMPUTEK
dll) untuk media massa yang besar.. masih belum sukses
> dan "pecinta" Linux dan punya organisasi juga, tapi nggak pernah tuh. sorry
> banget, sama sekali saya nggak maksud bilang KPLI tidak mengerjakan ini,
> mungkin masih kurang.
KPLI sudah lumayan bagus berperan.. (istilahnya kalau kita melihat dari
tahun lalu sampai sekarang cukup banyak kemajuan yang menggemberikan)
Terus terang.. saya sendiri sering menjadikan KPLI sebagai model
organisasi yang sangat 'advance' kalau lagi bicara dg organisasi
lainnya...he.he.he
> dokumentasi memang perlu digenjot, terutama yang bersifat praktis, mudah2an
> sih ada penerbit yang bisa di ajak, setelah kita punya modal tulisan yang
> cukup, dan memadai.
Kita akan jajagi.. mungkin langkah pertama adalah bisa menerbitkan HOWTo
dg murah,.. sehingga orang nggak perlu download tapi bisa langsung baca...
IMW
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com