Wednesday, July 21, 1999, 1:40:03 AM, you wrote: A> makasih infonya Steve (gue nggak pernah beli majalah local, soalnya A> emang kagak mutu!), gue mo nambahin, gatel neeehhhhh. Jangan gitu dong mas Andy .... Sabar sabar ... saya juga waktu baca bingung .... sampai baca 5 kali, kali kali aja saya salah tangkap maksudnya atau ada salah penulisan, atau salah pembacaan :-). Ikut kesel juga ... mending .... tarik napas dalam-dalam 25 kali..... keliling rumah 50 kali .... baru mikir mau ngapain :-)). A> baca mikrodata? no way! gimana kalo kita boikot aja nih majalah? bener kata A> Steve, bener2 kagak profesional, nggak pantes jadi media di lingkungan A> IT, atau mungkin anak yang satu ini aja yang ngedablek dan editornya ngantuk? A> too bad, kita masih di sodorin sampah spt ini. Boikot ? jangan ah .... kan itu merupakan salah satu media juga yang ikut menyebarkan linux (dan IT) bagi orang awam dan pemula. Dulu sih mereka lumayan .. waktu jaman dos ... Steve >> Well, sayangnya Anda jarang menemukan artikel Linux yang berisi penilaian Steve >> objektif. Jarang sekali yang terang-terangan membuka "boroknya" Linux. Steve >> A> keep dreaming, borok cuma ada di wirdoz...... Atau yang ada sering kali sengaja Linux dibuat kelihatan borok :-)) (Inget mindcraft ?) Steve >> atau Kelompok Pengguna Linux Indonesia), sulitkah memasang Linux? Jawabnya, Steve >> Indonesia? Jawabnya, "Anda bisa pakai XWindows". Sayangnya kenyataan sering Steve >> berkata lain. Ini kan soal "awam" atau tidak, serta soal support hardware. WinZ kadan-kadang juga masih rewel dengan hardwarenya. Steve >> sekali bahkan tanpa kesulitan sedikit pun. Mudah atau tidaknya bukan Steve >> kesimpulan yang saya ambil sendiri, tetapi pernyataan langsung dari orang Steve >> awam Linux yang memasangnya. Steve >> Bukan, tapi dari berapa lama kenal linux, mau baca, belajar dan tanya, serta tentu saja dukungan vendor hardwarenya. Steve >> Hal yang membuat orang tertarik dengan Linux ialah XWindows-nya. Seperti Steve >> yang saya katakan tadi, orang Indonesia sudah terbiasa dengan Windows, dan (lepas dari GUI dan non GUI) Terbiasa karena "dibiasakan" :-))) Karena sekarang yang diajarkan di sekolah dan kursus adalah windows, tidak ada lagi yang mengajarkan ws4 (jadi inget dulu waktu belajar dos dan aplikasinya :-))) ) A> apapun kata orang, gue tetep pake Linux, gue bisa bebas berexpresi, belajar, dan A> belajar terus (+bergaya), tanpa ketergantungan sama siapa2 dan lebih enaknya, Setuju ....... ! A> Best regards, A> Andy Pipit. ---------------------------------------------------------------------------- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3 Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED] Hosted by http://www.Indoglobal.com

