On 31-Aug-1999, Zakaria wrote:
> Jadi kalau pagarnya sudah jelas maka kalau ada yang melanggar maka
> seorang newbie pun akan tahu dan bisa menegur orang yang melanggar
> tersebut.
Masalahnya, susah bikin pagar yg jelas, kalo pun jadi, antriannya
panjang sekali, ratusan orang, kita ngadmin dr ujung susah ngeliat yg
di ujung satunya. Yg menegur atau meluruskan antrian kan tidak harus
admin, org yg kebetulan melihat antriannya mencong juga bisa menegur
atau membantu meluruskan, malah kalo masing2 bisa sadar jangan sampai
antriannya bengkok malah baik. Di pintu masuk antrian sih udah
dipasang tata tertib ngantri, tapi yg ngantri kadang2 tidak membaca
(cuma sebagian kecil, saya yakin banyak yg membaca kok :)).

Masalah posting yg berulang2 itu sudah expected, selama masih dalam
batas kewajaran. Karena akan selalu ada orang baru, dan yg dulunya
pernah baru akan menjadi org lama dan sering melihat posting yg
berulang2 (Percayalah, saya ikut dr jamannya id-linux masih di indonix
:)). Mengubah attitude untuk mencari informasi dulu itu sulit,
ditambah lagi internet di Indonesia kabarnya tidak terlalu reliable,
jadi tambah males browsing, jadi masih bisa sedikit dimaklumi asal dlm
batas kewajaran.

> Tentang masalah admin, mungkin saja admin-nya sudah memperingatkan
> lewat japri dan karena itu dibelakang layar saya tidak tahu karena
> itu saya minta maaf terhadap sang admin. BTW siapa sih adminnya?
Kebetulan saya yg ngadmin semua. Kadang2 kalo saya pas lihat ada
penyimpangan ya saya coba tegur, tapi ya tidak bisa dan tidak harus
selalu saya yg negur. Negur pun kalo bisa diusahakan baik2, karena
biasanya orgnya cuma tidak terbiasa dg aturan main kita :) Nanti kalo
negurnya ketus, bisa2 memberi kesan tidak baik, baik pribadi maupun
sbg komunitas Linux. (Dulu saya juga begitu, lama2 mulai berusaha
tobat :))

Dulu waktu id-linux mau dipecah jadi 8 milis saya sempat tidak setuju
pada awalnya, karena ya begini ini, masalah crossposting dan bingung
menarik batas mana yg diposting ke mana. Usul saya waktu itu
dipecahnya cuma jadi dua atau tiga aja, tapi sepertinya percuma,
soalnya yg bakal rame ya yg topiknya umum/general, sedangkan yg
topiknya lebih sempit akan sepi (org cenderung posting ke yg general,
males ke yg lain). Skrg linux-setup memang yg paling rame, tapi bukan
berarti semua org cenderung posting ke sana, soalnya milis yg lain
juga lumayan rame. Mungkin itu cuma menunjukkan kalo skrg lagi banyak
peminat dan lagi banyak yg butuh bantuan dlm setup.

Usul anda sebelumnya yg memecah linux-setup itu tidak memecahkan
masalah crossposting antara linux-setup dan linux-admin. Dan saya rasa
sulit sekali mau mencari jalan keluarnya. Menurut saya sih apa yg ada
skrg sudah lumayan baik, walaupun sekali2 ya ada penyimpangan tapi
masih bisa diperingati dan ditoleransi sedikit. Yg penting jangan
sampai terpancing flame bait dan kalo bisa kita hindari bertele-tele
hehehe.. jadi kalo ada yg nanya sesuatu yg sudah ditanyakan, mungkin
bisa diberi jawaban singkat dan ditunjukin di mana bisa dapet
informasi lengkapnya (misalnya search archive atau baca howto
tertentu). Trus kalo ada yg salah tempat postingnya ya dipindah waktu
replynya dan di-cc ke pengirimnya (kalo2 dia nggak langganan yg
satunya), seperti yg dilakukan Bung Andy.

Buat yg baru langganan saya juga sudah kirim tata tertib milis
otomatis, juga di website sudah ada. Kalo ada yg bisa memberi
masukan/tambahan/koreksi supaya isi tata tertibnya lebih tepat guna
lagi, akan sangat saya hargai. Atau kalo ada usul lain agar yg baru
langganan itu mau membaca dan mengikuti tata tertib dulu, akan
dihargai dan akan saya usahakan.

-- 
Ronny Haryanto

----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke