> Lho.. bisa anda bundel dengan dimasukkin ke Linux Mandrake atau Redhat
> yang GPL 8-)
> Jadi si "pembeli" dapat Mandrake/RedHat/Debian/Slackaare + software anda
> Tapi cari distribusi yang bagian GPL-nya jangan dimasukkan software
> "commercial" lainnya.
> Bisa juga ditambahin dg "misal contoh dll"  Jadi anda seperti membundel
> menjadi "program" lain.

Iya ya ... anda kreatif juga. Bagus.
Terima kasih.

Rencananya nanti, enaknya, salah satu produk kami akan di opensource, yang
lainnya tetap harus bayar. Mau liat dulu, gimana sih efeknya kalo
diopensource. Kalo memang bagus, mungkin juga akan diopensource semuanya.
^_^

Menurut saya keuntungannya opensource yang utama adalah : promosi branding
perusahaan dan meningkatkan kemampuan dg bertukar pengetahuan dg orang. Dg
begitu pengetahuan ini bisa diterapkan pada produk lain. Namun hal ini harus
dibayar cukup mahal juga. Dg opensource, otomatis akan menciptakan
pesaing-pesaing baru. Disini lah yang harus banyak dipertimbangkan. Kalo
belum siap bersaing (gerak cepat), ada baiknya menunda dulu
nge-opensource-nya, dari pada teknologinya diambil dan dimanfaatkan orang
lain. (boleh kan punya pikiran begini?)

Orang Indonesia sendiri, apa sudah ada yang masuk ke opensource ini?
Bagaimana perkembangannya? Kalo belum ada, wah .. kesempatan jadi pionir
nih.
Saya sudah baca tulisan anda yang panjang itu. Bagus dan sangat lengkap. Apa
memang anda punya visi memasyarakatkan opensource ini?


Dody



----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke