waktu itu, Mon, Nov 05, 2001 at 10:06:08AM +0700, Tumpal Aug. menulis: > > Saya rasa semua back-end support utk Linux di Indonesia sudah siap. > Yg belum siap justru sisi pemakai-nya. Masih kurang banyak utk > di-eksploitasi secara bisnis (bahasa kasarnya ya..).
Mas, menurut saya pengguna nggak bisa disalahin. Mereka kan nurut aja dengan apa yang kita beri. Cocok dipakai, nggak cocok dibuang. > Mungkin yg diperlukan sekarang adalah Department Agitasi dan Propaganda > (Agitprop) di jaringan KPLI, supaya orang takut memakai MS (memang takut > kok...dituntut 1M) dan memberitahukan ke semua orang bahwa Linux is easy. > Agitprop dan advokasi mungkin sudah berjalan. Cuman perasaan orangnya 4L, alias loe lagi loe lagi. Lebih baik tidak dilembagakan khusus tapi masing-masing aja yang bakat provokator untuk ngomporin. Kompor kelembagaan lebih cocok jika dituangkan dalam bentuk kegiatan. cmiiw. > KPLI disini jangan jadi ujung tombaknya. KPLI menurut saya hanya utk charge > the battery, penyamaan visi, pengaturan strategi bersama utk merambah pasar. > Kue-nya besar sekali lho. Dlm hal ini kue adalah masyarakat yg belum kenal > Linux. jadi kpli ke perluasan, lalu perusahaan yang nanganin pengguna yang sudah pakai linux gitu? enak perusahaannya dong :)) > > Mas Rus, cara2 yg telah kita pakai itu seperti apa? Ada polanya? > Sorry..aku belum nangkep nih..:) > Menurutku mang masih lom terpola. 4 taon harusnya sudah terpola yah :) Rekan lainnya tanggapin dong ;p -- fade2bl.ac -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

