Ini emailnya Pak Adi Y saya gabung sekalian.
Jadi ini salah satu contoh kasus yang saya kemukakan dari pengalaman urusin 
client. 

Contoh kasus client saya
Dalam kasus client saya ini, perusahaannya kan kecil dia bikin Rt/Rw net, 
semua sistem sudah kita siapkan kita design dan kita install (bayar kitanya 
lumayan loh). Nah setelah semua jaringan terpasang di satu RW (+/- 1000 kk) 
pake fiber optic lagi.
Server2 linux buat email, web, proxy, firewall, cbq dsb udah beres kan. 
Setelah ini kan harus ada sysadmin junior (apa lebih tepat di sebut 
operator?) yang harus jalanin sehari-hari untuk nambah user, mailbox, hapus 
dsb. SysAdmin lama yang ada "ogah" pake linux dan malas belajar lagi.
Kalau dia harus gajiin orang SysAdmin yang jago (bisa setup seluruhnya dari 
awal) yang katakanlah gaji/bulannya minimal 3 jt ngak sanggup bayar dan juga 
kalau kerjanya cuman maintenance sehari2 bisa mati kebosanan.
Tentu saja sysadmin junior ini akan selalu konsultasi dan dibimbing sama kita 
karena ada kontrak maintenance antara kita dengan client.

Email saya sejak awal ada hubungan dengan pertanyaan kalo lulusan SMU gimana 
cari kerja ?
Katakanlah anda jebolan smp/smu/smkk terus ngak bisa/mampu menerusin kuliah 
lagi dan mau kerja. 
Kalo rajin2 belajar linux sejak awal, kesempatan untuk cari kerja (pemula) 
dengan gaji awal 1 jt/bulan itu banyak sekali (dibandingkan dengan jumlah 
tenaga kerja tersedia yang setingkat lulusan sma yang hanya bisa kerja 
administrasi umum saja yang standar gaji awalnya 800 ribuan itu kan banyak 
sekali saingannya.). 

Tentu saja setelah masuk, harus mampu meningkatkan diri lagi dan memperdalam 
linuxnya, harus nya perusahaan tempat bekerja akan menaikkan gaji kalau 
memang secara skill meningkat dan semua sudah bisa sendiri (kontrak 
maintenance dengan saya tentu akan di terminate kalau sudah bisa mandiri) 
kalau ngak ya tinggal cabut cari perusahaan lain.

salam,

Ase
  

>Sorry, saya belum bisa menangkap maksudnya. Kalau membutuhkan tenaga
>yang dibayar untuk bekerja setengah-setengah, jauh lebih baik untuk
>TIDAK punya pegawai sama sekali.

>C'mon .. kalau mau berniat 'baik', kasih saja orang kesempatan
>belajar. Toh dengan ilmu yang dipelajari oleh admin tadi, perusahaan
>sedikit banyak bisa diuntungkan juga. Kecuali kalau memang mau jalan
>di tempat sudah dari sononya. Ya sudah, nggak perlu hire orang,
>kerjain sendiri saja ;-)

>Install 1 mesin saja orang bisa minta 2 juta .. 

>Kalau mau dilanjutin topik ini, mending ke linux-aktivis saja.

>Salam,

>P.Y. Adi Prasaja
>On Sunday 16 December 2001 14:51, dody suria wijaya wrote:
> Hello Effendy,
>
> Gile  1  jt/bulan  utk Sysadmin pemula full time. Itu sih merendahkan.
> Biaya utk blajar Linux is quite expensive: butuh pc sendiri, cd2 linux
> yg  banyak, and mostly lots of time. Gue sendiri ragu kalau ada yg mau
> dibayar  1  jt: "ini pemula-nya belajar 1 minggu jangan2?". Fatal lagi
> kalau  di  Linux dikasih yg pemula! Ya, kecuali di server Linuxnya
> memang KHUSUS buat sysadmin murah tsb.
>
> Better  nyari  sysadmin pengalaman (minimal 1 tahun) utk part time dgn
> bayaran  1  jt/bulan.  Setiap hari cukup setor kehadiran 3 atau 4 jam.
> Atau  seminggu  3 hari kerja 8 jam (pokoke ditotal2 20 jam per bulan).
>
> kalo part-time banyak yg nyari. soalnya banyak admin linux masih
> kuliah, that is, yg mau di bayar 1 jt/bulan even utk part time :))
>

--
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke