--- codemax <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya juga sedang mendevelop beberapa aplikasi yang > jalan di linux. > Sebelumnya aplikasi tersebut jalan di dos/windows. > Sejauh pengamatan saya, user memang tidak masalah di > o/s-nya. > > Malah dalam waktu dekat ini saya ada rencana untuk > membuka kursus Linux. Untuk mengantisipasi kalau > user saya tanya ini-itu tentang o/s linux-nya....8-) > > Bravo Linux. > codemax. > > > On Thu, 14 Feb 2002 10:14:20 +0700 > "sidik" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > S> saya setuju dengan pak heriansyah, linux adalah > kesempatan bagi kita untuk > S> mengembangkan TI Indonesia, dan hal itu dapat > kita mulai dari diri dan > S> lingkungan dekat kita. > S> Kebetulan saat ini saya dapat bekerja di salah > satu perusahaan yang dapat > S> menjaga idealisme/tanpa melakukan pembajakan, dan > hal itu dapat kami lakukan > S> dengan linux. Dan dari beberapa respon, dapat > kami simpulkan bahwa, pelaku > S> bisnis tidak masalah dengan platform yang kami > (linux) gunakan. Mungkin > S> dari situ kami dapat sumbangkan, atau mungkin ada > yang bisa bantu kami untuk > S> memperluasnya? > S> > S> Regards > S> > S> sidik > > > -- > Utk berhenti langganan, kirim email ke > [EMAIL PROTECTED] > Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3 >
Saya kira ada banyak hal yang membuat linux jadi sulit berkembang di indonesia. Masalah utamanya adalah karena penegakan hukum di indonesia yang masih sangat lemah. baik dari segi aparat, kebijakan, dan yang lebih uatama lagi adalah kesadaran pengguna. Ketiga hal tersebut saya kira merupakan tiga sisi yang menyebankan linux. sulit berkembang di indonesia. di jakarta, dimana perusahaan2 komersial besar mungkin akan berpikir dua kali untuk membajak software. karena mereka secara logis melindungi mereka sendidri terhadap upaya tuntutan hukum. apalagi setelah CEO microsoft indonesia digantikan oleh orang asing yang tentunya tidak punya nasionalisme terhadap indonesia. masalah lainya adalah gebrakan yang dilakukan dengan putusan hakim september 2001 kemarin. Sehingga linux memiliki power untuk berkembang. selain itu masih banyak alasan lainnya. Tetapi di jogjakarta, tempat dimana saya kuliah. Linux sama sekali tdak punya daya untuk berkembang. alasan etika dan moral menggunakan windows bajakan tidak bisa kita gunakan untuk mengembangkan linux di jogja. mungkin banyak yang empati terhadap moral dan etika ini, tetapi berapa persen dari yang yang tidak ? saya memilki 2 teman yang mencoba berusaha mengembangkan linux di jogja. satu mengembangkan usaha kursus linux dan satunya lagi membuka usaha instalasi linux. tetapi keduanya hanya bisa bertahan dalam bebrapa bulan. mungkin banyak yang berhasil. tetapi dari pengalaman kedua teman saya tersebut rasanya sulit untuk mengatakan bahwa linux berkembang pesat di jogja. hal ini ironis sekali. karena jojga merupakan kota pendidikan yang sebagian dari penduduknya menyandang predikat MAHASISWA, yang tentunya kelak akan menjadi profesional yang terbiasa membajak. masalah yang ingin saya lontarkan adalah kira-kira dengan strategi apa linux bisa berkembang di jogja. sehingga paling tidak kita (bangsa indonesia) ini memiliki peluang untuk mentransfer teknologi it dengan cara yang halal. jika terlalu lama menggunakan software bajakan (mencuri) maka mungkin ALLAH juga akan tidak suka dengan kita. ASTAGHFIRULLAH __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Sports - Coverage of the 2002 Olympic Games http://sports.yahoo.com -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

