bukannya yang ditawarin kue nggak mau makan karena bahan pembuat kuenya
dari tepung singkong, bukannya tepung terigu ?
itulah, kadang-kadang ditawarin solusi murah, lebih baik, tapi tetep aja
nggak mau
alesannya karena linux belum proven, mereka takut investornya jadi nggak
percaya karena pake linux, dll
pernah ada orang bisnis yang bilang alesan terakhir (padahal investornya
orang dari negara yang teknologinya lebih maju dari indonesia), lalu
dengan saya kemukakan bukti-bukti ttng linux di bisnis seantero jagad,
tetep aja mereka nggak tertarik.
knapa ya ?
apa mungkin harus dimulai dari goverment kita dulu (semua pake linux,
seperti jerman klo gak salah), lalu kalangan bisnis pada ikut ?
apa mungkin harus buanyaaak banget perusahaan lokal yang nyediain
support ?
kalo yang terakhir, berarti yang makan kue bakalan banyak :)

maas map, bubbling lagi

Hananto L. Wibowo
 [EMAIL PROTECTED] 

>>-----Original Message-----
>>From: Adi Nugroho [mailto:[EMAIL PROTECTED]] 
>>Sent: Saturday, April 27, 2002 9:00 AM
>>To: [EMAIL PROTECTED]
>>Subject: Re: [aktivis] Sapa sih KPLI itu ????
>>
>>Kalau di sini agak beda pak...
>>Aku bersusah payah nawarin kue, pada ndak mau makan :-)
>>Padahal, kue yang ada kegedean buat dimakan (^_^)
>>


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke