Linux Goes to Campuss (Lin GT Camp!)
 /**********************************/

 Latar Belakang
Linux bukan lagi menjadi sistem operasi alternatif. Saat ini dengan
 perkembangannya yang cukup pesat Linux mempunyai daya tarik tersendiri
untuk
 dipelajari dan bahkan dapat menjadi kegiatan khusus di kalangan Perguruan
 Tinggi (berikutnya disingkat PT).

 Faktor lain yang merupakan pull-factor dari PT itu sendiri adalah banyaknya
PT
 yang ternyata berkeinginan untuk mulai mencoba GNU/Linux tetapi masih belum
 tahu langkah seperti apa yang harus diambil, bagaimana harus memulai dan
 siapa yang dapat diajak kerjasama.

 Penggunaan perangkat lunak yang minus lisensi juga merupakan kekhawatiran
kita
 bersama, dimana dari kalangan Mahasiswa banyak sekali terdapat penggunaan
 yang ilegal (Ardiansyah, 2001)

 Tujuan
Menyikapi hal ini, Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) - Jakarta yang
mempunyai
 tujuan untuk memperkenalkan dunia GNU/Linux sekaligus memperbesar dan
 mempererat komunitas GNU/Linux di Indonesia khususnya wilayah Jakarta,
 berkeinginan untuk menjadikan kalangan PT wilayah Jakarta sebagai rekan
dalam
 kegiatan dengan tujuan diatas.

 Dilihat dari jumlah massa Mahasiswa dari tiap perguruan tinggi, bukan
mustahil
 keanggotaan KPLI akan membludak dalam kegiatan ini dan hal inilah yang
 diharapkan agar dapat terjalin suatu wadah gotong-royong dan kekeluargaan
 bagi para rekan Mahasiswa pengguna GNU/Linux seluruh Jakarta.

 Penetrasi GNU/Linux secara garis besar terbagi dalam tiga bagian, yaitu:
 kalangan korporat(dan pemerintah), pengguna biasa, dan Mahasiswa. Dari sini
 dapat dilihat bagaimana Mahasiswa dapat menjadi titik tolak pengembangan
 sumber daya manusia dalam jumlah yang besar. Dari awal mulanya,
GNU/Linux-pun
 berasal dari kalangan akademis, dimana Linus Torvalds bekerja dari status
 kemahasiswaannya.

 Open Source Campuss Agreement (OSCA) juga merupakan salah satu tujuan
 diadakannya Lin GT Camp! ini. Melalui OSCA, PT dapat bekerjasama dengan
 melakukan semacam persetujuan moril untuk menggunakan dan mengembangkan
 perangkat lunak opensource. (Ardiansyah, 2001)

 Tujuan lainnya adalah untuk membantu mempersiapkan Indonesia Linux
Conference
 (ILC) yang akan diadakan pada tanggal 23-25 Oktober 2002, dimana sangat
 diharapkan peran serta Mahasiswa sebagai sumber daya terbesar dalam
komunitas
 GNU/Linux dapat memberikan sumbangsih yang bersifat ilmiah.

 Manfaat
 Lin GT Camp! akan terdiri dari tiga unsur, yaitu, PT, KPLI, dan kalangan
 profesional. Bagi ketiga unsur ini, manfaat yang paling besar yang bisa
 didapat adalah promosi. Selain mempromosikan dirinya sendiri, GNU/Linux
juga
 dapat digunakan sebagai sarana promosi bagaimana PT melakukan kegiatan
 R&D-nya, bagaimana KPLI dapat menjadi sosok pemersatu para pengguna
 GNU/Linux, juga bagaimana dari pihak korporat dapat menggunakannya sebagai
 alat promosi perusahaannya.

 Dari pihak lain, yaitu pihak masyarakat, dapat semakin ditingkatkan
 pengetahuannya mengenai GNU/Linux.

 Melalui OSCA, dengan semakin populernya penggunaan perangkat lunak berbasis
 opensource, diharapkan dapat meningkatkan sumber daya dan apresiasi
Mahasiswa
 terhadap perangkat lunak.

 Pelaksanaan
Dari tiga unsur pelaksana Lin GT Camp! ini, masing-masing memiliki
 tanggung-jawab atas pekerjaannya masing-masing.
1. Perguruan Tinggi.
PT dianggap sebagai institusi pendidikan dimana diharapkan mempunyai
tendensi
 yang lebih besar pada perangkat lunak GNU/Linux. Dari sini pihak PT dapat
 melakan beberapa kegiatan kemahasiswaan, R&D, dan bahkan penggunaan
GNU/Linux
 sebagai perangkat lunak utama pada sistemnya. Untuk melakukan ini semua PT
 mau tidak mau harus memiliki sumber daya yang cukup yang bisa didapat dari
 mahasiswanya sendiri. Pertanyaannya adalah, bagaimana hal tersebut dapat
 terjadi jika pemasyarakatan penggunaan GNU/Linux belum
 dilakukan/diperkenalkan.

 Solusi pertama untuk PT sama sekali belum menyadari keberadaan GNU/Linux
dapat
 dilakukan dengan seminar sederhana, yang terdiri dari wicara perkenalan
 dengan GNU/Linux, manfaat, dan kegiatan installfest. Kemudian, jika terjadi
 respon yang baik dari kegiatan ini, maka dapat dilakukan kegiatan pendukung
 selanjutnya dengan materi yang lebih mendalam.

 Dari kedua macam kegiatan ini dapat diambil contoh yaitu  PT diharapkan
dapat
 bersikap proaktif dimana PT sebagai penyelenggara berkewajiban untuk
 menyediakan sarana (tempat, tempat duduk, perangkat seminar, komputer dan
CD
 untuk Installfest, dll), dan mempromosikan kegiatan ini dalam ruang lingkup
 Alma Mater-nya, itu jika kegiatan tersebut mempunyai tujuan kedalam.

 2. KPLI
 Sebagai Kelompok Pengguna Linux, KPLI mempunyai visi untuk menjalin
 gotong-royong dan keakraban antar para pengguna GNU/Linux (Linuxers) dan
 menyebarluaskan penggunaan GNU/Linux. Dalam hal ini sudah tentu KPLI
memiliki
 rekan-rekan pembicara dan sumber daya yang didapat juga dari Mahasiswa dan
 Linuxers untuk berpartisipasi dalam Lin GT Camp!

 3. Korporat
 Masih sedikit golongan enterpreneurship yang menggunakan GNU/Linux sebagai
 materi kerjanya. Hal ini dapat disebabkan karena Korporat tersebut masih
 melihat bahwa penggunaan GNU/Linux tidak sebesar penggunaan perangkat lunak
 yang lain, kurangnya sumber daya yang tersedia, dan kurangnya dukungan
 terhadap GNU/Linux.

 Dengan adanya OSCA dan Lin GT Camp!, perusahaan setidaknya dapat
diuntungkan
 melalui beberapa hal, yaitu, perusahaan dapat menjadi lebih dikenal
 dikalangan Mahasiswa dan dunia pendidikan, perusahaan dapat dengan lebih
 mudah mendapatkan sumber daya manusia khususnya dari Mahasiswa, dan
dukungan
 terhadap GNU/Linux menjadi lebih meluas.

 Contoh tanggung-jawab yang diminta dari pihak korporat untuk Lin GT Camp!
ini
 dapat berupa penyediaan CD GNU/Linux gratis, penyediaan lahan kerja, dan
 pengenalan produk-produk hasil dari perusahaan sendiri, voucher, dsb.

 Mengacu pada sifat dasar perkembangan GNU/Linux yang berasal dari
komunitas,
 siapapun dapat membuat tatanan bagi kegiatan Lin GT Camp! ini, setidaknya,
 tujuan baik dari PT, KPLI, dan perusahaan tercapai, maka apapun bentuk
 acaranya sudah selayaknya para Linuxers ikut mendukung.

 Menyikapi hal ini, KPLI-Jakarta berniat untuk melakukan Lin GT Camp! khusus
 untuk wilayah Jakarta. KPLI wilayah lain diharapkan dapat ikut serta dalam
 pelaksanaannya pada wilayah masing-masing.

 Untuk itu KPLI-Jakarta mengundang pihak seluruh PT, para anggota
KPLI-Jakarta,
 dan perusahaan yang ingin bergabung di wilayah Jakarta untuk berkumpul
dalam
 rapat akbar tanggal 15 Juni 2002, pukul 10.00 pagi, bertempat di:

 STIMIK Perbanas
 Gedung STIMIK Perbanas
 Ruangan 2501 Unit II
 Jl. Perbanas Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

 Mohon untuk melakukan konfirmasi sebelum kedatangan dengan mengirimkan
email
 pemberitahuan ke
 Batara Surya <[EMAIL PROTECTED]> atau  Syamsul Hatta <[EMAIL PROTECTED]>

 Terima kasih dan Viva GNU/Linux Indonesia




------------------- Kemudahan Hosting PlasaCom ----------------------------------
   Hosting menjadi lebih mudah dan murah dengan keringanan 50% biaya registrasi 
   mail hosting dan webhosting selama bulan Juni 2002. 
   Klik http://idc.plasa.com untuk pendaftaran
 ---------------------------------------------------------------------------------

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke