Tambahan...
Yup sosialisasi tidak hanya pada OS nya saja, tapi include dengan aplikasi
yang disertakan, karena pangsa pasar yg lebih besar pengguna komputer adalah
operator not administrator or programer.
Sebagai ilusator jikalau seseorang kemanga dua atau toko software membeli
suatu aplikasi (Not OS), tanpa harus diberitahu oleh sipenjual, pembeli
(yang mengerti komputer ataupun yang awam) mengetahui bahwa aplikasi
tersebut dijalankan di Windows.
Nah disinilah brand image aplikasi diperlukan dalam mensosialasikan Linux,
bagaimana pembeli entah yg sdh biasa atau belum bahwa software yang dibeli
dijalankan di linux tanpa harus menanyakan (sebagai contoh) :
Program aplikasi publiser yang dijalankan dilinux apa ?
Program game counterstrike yang dijalankan dilinux apa ?
Program statisktik yang dijalankan dilinux apa ?
Program Office yang dijalankan dilinux apa ? dan lain sebagainya....
Karena kita ketahui bahwa sosialisasi yang terjadi selama ini, saya melihat
lebih condong sosialisasi linux kearah administrator dan programing ataupun
destro....
sebagai contoh brand image aplikasi pemograman PHP dan MySql, pembeli
software tersebut melihat program PHP & MySql dioperasikan di Linux, padahal
bisa juga dioperasikan di Windows.
Ataupun brand image aplikasi office StarOffice atau OpenOffice
Nah yang sosialisasi dibutuhkan menurut saya brand image nya aplikasi Linux
bukan hanya terus-terusan OS nya saja. Karena dgn begitu secara otomatis
brand image Linux akan terangkat dengan dikenalkannya aplikasi yang bisa
digunakan didalam Linux itu sendiri.
...........;))
Salam,
Aryo
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

