waktu itu, Sun, Sep 12, 2004 at 12:18:08PM -0400, Rusmanto menulis:
> 
> Komunitas menurut Martin Fink:
> Any collection of software developers working
> collaboratively on a software project. A community can
> represent students, hobbyists, coporate developers,
> *competitors*, and customers (users?) among many others.
> 

Dalam komunitas ini ternyata membawa nilai-nilai sosial sendiri. ESR
dalam bukunya cathedraal and bazaar pernah membahas secara serius. Ada
di bab homesteading the noosphere. Yang paling ditekankan adalah 'gifted
community' dimana penghargaan anggota komunitas adalah berdasarkan
seberapa besar mereka 'memberikan' terhadap komunitas. Kontribusi
terhadap komunitas ini pada akhirnya berujung pada pengakuan
(acknowledgement), dimana sang master setengah dewa, secara fakta diakui
sebagai tetua komunitas karena kontribusinya paling banyak. Lihat aja
perlakuan terhadap Linus atau Stallman misalnya.

Kalau dikaitkan dengan katanya mbah abraham maslow, rata-rata penggiat
di komunitas linux sudah terpenuhi kebutuhan dasarnya, sehingga self
esteem yang paling penting.

Ego, pengakuan terhadap person, di dalam komunitas ini, adalah hal yang
SANGAT PENTING. Hal ini menjelaskan kenapa kalau ada yang belum
kontribusi tapi sok sok jago, atau yang ilmunya 'cetek' tapi sok sok
techie jadi sasaran dan bulan-bulanan. Lihat aja di milis sebelah :P

Jangan di milis ini yahh.. nanti yang aslinya pada keluar.. sebab kata
pepatah lama, in Internet, nobody knows that you're a dog.


-- 
fade2bl.ac 

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke