On Fri, 3 Dec 2004 14:58:58 +0700, Noor Azam <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > On Thursday 02 December 2004 19:49, Beast wrote: > > > Yang sudah biarlah berlalu.... yang penting sekarang sudah legal. > > > "Halalan wa thoyiban" kata pak ustadz. > > > > lho, emang bisa semudah itu? > > > > -- > > > > --beast > > Kalau soal halal dan thoyib-nya Linux, saya rasa demikianlah adanya. Begitu > kita pake yang legal, sudah pasti menjadi halal. > Sedangkan kalau soal mengganti 200rebu PC menjadi Linux, saya rasa juga masih > cukup mudah. Tinggal install aja koq.... > Tapi kalau soal pengguna 200rebu PC itu apakah bisa pake Linux.... ini > tantangannya.... tapi kalau biaya 200rebu lisensi Windows dan Office-nya > diberikan ke KPLI buat training karyawan depkeu... saya rasa banyak yang > mau.... :-D > Depkeu mengeluarkan budget yang sama... KPLI punya pemasukan yang sangat > besar... trainer dapat tambahan income dan karyawan Depkeu mendapat tambahan > ilmu. Dan yang penting.... devisa kita bisa dihemat.... Syukur kalau BLBI > juga bisa kembali.... *hehehehe*..... :-) > > -mna- > Gunakan GPL: Legal dan Menghemat Devisa Kita
install aja ? apakah semudah itu? apakah anda pernah punya pengalaman instalasi linux di ribuan kompi di suatu perusahaan ? nggak semudah itu ? perlu ada step2 yg sesuai standar krn pasti ada perlawanan dari end user apalagi user yg sudah terbuai oleh microsoft yg bakal membandingkan kemudahan win dng linux saya pernah dengar cerita ada vendor yg dituntut ke meja hijau krn nggak punya standar migrasi yg jelas sehingga setelah install ribuan kompi ternyata linuxnya nggak dipake. terus KPLI mana yg mempunyai sdm linux yg capable menghandle migrasi ribuan kompi dengan baik. kita nggak punya data yg jelas berapa banyak sdm linux yg benar2 capable di indonesia benar nggak pak made? salam daus -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

