On Mon, 2005-07-04 at 17:03 +0700, Richard Sitompul wrote: > Xnuxer Linux memakan waktu hanya 7 hari 7 malam. > > "Dengan waktu istirahat rata-rata 3 jam perhari, kurang tidur tapi > cukup membuat saya puas karena berhasil menemukan beberapa solusi dari > beberapa masalah yang saya temui pada saat pengerjaanya," ia > memaparkan. > > Fondasi yang digunakan untuk membangun Xnuxer Linux adalah sistim > operasi Debian Sarge 3.1 dan Knoppix 3.9. "Konsep yang diaplikasikan > di Xnuxer Linux adalah membuat Linux bisa digunakan dengan mudah oleh > end-user dengan mempercantik penampilan KDE tanpa mengurangi > performance," ia memaparkan. > > Dani berharap sistim garapannya bisa membantu sosialisasi Open Source > di Indonesia. Terutama di tengah maraknya penegakan hukum terhadap > pengguna software bajakan. > > Sistim itu bisa didapatkan gratis di http://sec.us.to/distro/. "Kalau > ada yang gratis mengapa mesti beli," tukas Dani. (wsh) >
Saran saya: Gabungkan xnuxer, blankon, dan de2ui. Karena xnuxer berniat membuat linux mudah digunakan. Tujuan ini sama seperti tujuan dari blankon. Sedangkan tujuan de2ui.... saya kurang tahu. -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

