Difable kali ya mas, Bukan Disable... Vavai Rusmanto wrote:
Resza Ciptadi wrote:- Linux for Disable (Rusmanto)Saya ingin membagi cerita soal ini: Saya diminta teman-teman tuna netra (mitranetra.or.id) untuk menyediakan distro yang bisa bersuara saat digunakan. Saya temukan Oralux.org (text based) dan Gnopernicus (GUI), sayangnya masih ber-logat bahasa asing. Saya sudah temukan database logat Indonesia, tapi saya belum bisa menggabungkan menjadi desktop. Fyi, di Indonesia ada sekitar 3 juta tuna netra atau 1,5 persen dari jumlah penduduk. Yang sudah kenal komputer baru sekitar 300 orang. Kendala: software utk tunanetra di Windows (Jaws) berharga sangat mahal, sekitar Rp 12 juta. Juga belum Indonesia. Kalau tidak pakai software itu, harus beli braille display, lebih mahal lagi, mencapai 100 juta. Saya ingin menggugah semangat teman-teman, mari kita membuat distro Linux utk tuna netra berlogat Indonesia. Saya berharap ada yang bersedia membantu, sebagai apa saja, misalnya translasi bahasa, dll. Untuk teman-teman pengelola Warnet, mohon diizinkan jika ada tuna netra ingin menggunakan Warnet dg bawa CD sendiri. CD Oralux yg saya bagikan adalah live-CD, sehingga tidak mengganggu harddisk. Kalau tidak ada server DHCP, tolong bantu memberi tahu berapa nomor IP, DNS, dan Gateway. Setahu saya, belum ada warnet yang bisa dipakai oleh tuna netra, kecuali warnet itu membajak Jaws dan nge-crack dongle-nya...hehehe Rus, yang suka baca milis dengan mematikan monitor :)
-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

