Saya copy paste iklan (spam?) yang masuk ke email
saya ini sebatas untuk diketahui aktivis,
bahwa ada yang berani melakukan seperti ini.
Tidak bermaksud promosi.
Saya belum kenal penyelenggaranya.
Silakan di-review dan ditanggapi.

Trims
Rus

--------------------------------
Salam hangat,

Berikut kami informasikan salah satu workshop yang akan diadakan di bulan Februari 2006.

(   )  Leveraging Competitiveness thru Open Source

Bila Anda ingin mendapatkan registrasi form, mohon mereply ke [EMAIL PROTECTED] atau menghubungi Ms. Riri / Ms. Yanti di 79194462 / 79198730.

Hormat kami,

Valcon Management Course*

*VMC (Valcon Management Course) adalah divisi dari Value Consult yangmemberikan pelatihan (public ataupun in house) pada area manajemen. Saati ni kami mulai dengan topik-topik sekitar Marketing, Communication, Finance, IT dan Operation Management.

===============================================================

Bila Bapak/Ibu tidak berkenan menerima email dari mailinglist informasi pelatihan dari kami, mohon kemurahan hati:

· Untuk menerima informasi training series tertentu saja mohon mengirimkan email ke [EMAIL PROTECTED] dengan mencantumkan series training yang diinginkan pada subyek email

· Untuk mendaftar email baru , mengganti alamat email atau merekomendasikan alamat email yang lain mohon mengirimkan email ke [EMAIL PROTECTED] dengan mencantumkan email baru, email yang direkomendasikan atau hendak diganti pada badan/body email tersebut.

· Untuk tidak menerima informasi training sama sekali mohon mengiirimkan email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] dengan mencantumkan kata ”UNSUBSCRIBE” subyek email tersebut.

===============================================================

Penyelenggara : Value Consult

Workshop

Leveraging Competitiveness Thru Open Source

Jakarta *, February 22, 2006

Fee: Rp 2.250.000

Early Bird Fee: Rp 1.750.000,- (payment before Feb 17, 2006)



IDC (www.idc.com – lembaga research independen tepercaya) memperkirakan bahwa Open Source akan menjadi salah satu penggerak utama dalam model bisnis IT di tahun 2006. Tahun 2008, pesta olahraga Olimpiade Beijing, sebagaimana olimpiade-olimpiade lainnya yang menjadi ajang unjuk kecanggihan teknologi informasi, juga diperkirakan akan fully supported by open-source.

Frank Gens, Senior Vice President of Research di IDC menyebutkan akan adanya apa yang dia sebut sebagai the open source effect, yaitu akselerasi atas bisnis model mengandalkan ‘open innovation’ pada pengembangan layanan dan produk IT, di mana hal ini akan mendorong hampir sebagian besar vendor-vendor IT dan Industri Telekomunikasi untuk segera menyesuaikan strategi mereka memasuki 2006. Gens juga menyebutkan bahwa mulai 2006 para IT leader (Microsoft, IBM, Oracle, SAP, dll) akan lebih focus untuk mengembangkan komunitas open innovation karena mereka menyadari bahwa bisnis proprietary mulai ditinggalkan oleh pasar yang akan lebih dipimpin oleh model inovasi berbasis komunitas (mis. open source).

Dari sisi government, dominasi Open-Source akan mulai menguat dengan diawali dari China (macan industri baru, negara yang ditakuti Amerika akan menjadi Silicon Valley berikutnya setelah Amerika dan India ). Indonesia sendiri, walau masih agak gamang tapi telah meluncurkan program IGOS – Indonesia Goes Open Source! – yang juga didukung oleh banyak perusahaan. Senat Amerika juga mulai mendorong penggunaan open source di dalam pengelolaan pemerintahan, memanfaatkan sisi security dan support dari komunitas.

Kenapa Open-Source diperkirakan akan menjadi model bisnis yang memimpin pasar mendatang? Benarkah Open-Source yang dulu lebih dikenal sebagai software gratisan dapat menggerakkan bisnis? Apakah yang dapat kita lakukan agar dapat mengambil bagian dalam bisnis tersebut?

Dalam workshop kali ini akan dipelajari apa yang disebut open source, model lisensi yang berlaku, benarkah open source tidak memberikan jaminan produk, kenyataan bahwa bahkan proprietary software juga sebenarnya tidak memberikan jaminan atas penggunaan produknya, bagaimana membuat bisnis milliaran dari open-source yang lebih dikenal sebagai free-softwares, dan yang paling penting adalah bagaimana merencanakan migrasi dari proprietary ke open-source maupun meningkatkan daya saing perusahaan dengan memanfaatkan open source.



Sasaran :

- Memahami konsep open source dan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan daya saing bisnis perusahaan.

- Memahami adanya pergeseran konsep di dalam bisnis IT dan mampu mengantisipasi untuk menekan cost dan mendorong revenue semaksimal mungkin dengan memanfaatkan open-source

- Skenario migrasi dari proprietary ke open-source dengan minimalisasi risiko

- Memahami peluang-peluang yang timbul dari open-source dan bagaimana menangkap serta memenangkan bisnis open-source.



Outline Materi:

- Open Source, a paradigm (overview, definisi, sejarah, penggerak, istilah dan definisi).

- Open Source & Business Opportunity (Model Business Open Source and bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan daya saing perusahaan atau justru menciptakan new revenue generator bagi perusahaan).

- Legal Aspect of Open Source (learn legal aspect of Open-Source, compare to proprietary system).

-          Perencanaan Migrasi dari Proprietary ke Open-Source

- Creating Businesses with Open Source (why Open Source become popular, what is the strength, weakness, opportunity, & threat)

-          Lead the Market – powered by Open Source.



Target Participant :

-          CEO, CIO, IT/IS/IM Manager, Project Manager, IT Supervisor

- Para market leader yang concern untuk mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan sumber daya berbasis komunitas,



Workshop Leader : M. Sovan Hadibowo

Sejak 1996, Sovan telah aktif mengembangkan IT security management maupun business process internal, serta memimpin proyek implementasi open-source secara nasional di suatu perusahaan. Selain aktif memberikan seminar, pelatihan, workshop baik internal maupun eksternal/international, ia kini sebagai praktisi IT Security dari R&D salah satu BUMN besar di Indonesia.



* Workshop akan dilaksanakan di Hotel Twin Plaza / Kartika Chandra / Grand Flora Kemang / IBIS / hotel lainnya di Jakarta yang akan kami konfirmasikan di dalam confirmation letter.

Bila peserta mem-fax bukti pembayaran paling lambat tanggal 16 Februari 2006, maka akan mendapatkan Early Bird fee Rp 1.750.000,-

Perusahaan yang mengirim 3 org/lebih dapat dikenakan biaya Rp 1.500.000,- per org.

Untuk informasi lebih lengkap, mohon hub ungi Ms. Riri / Ms.Yanti, 7919 4462 / 7919 8730 atau e mail ke [EMAIL PROTECTED]





Beberapa topik lainnya yang akan di selenggarakan di bulan Februari 2006, sbb :

Improving Communication Skills for Managers

Jakarta *, Feb 20-21, 2006

Fee : Rp 2.500.000

Early bird fee : Rp 1.950.000 (before 17, 2006)

Facilitator : Anisah Kortschak

Marketing for non Marketer

Jakarta *, Feb 21, 2006

Fee : Rp 2.000.000

Early bird fee : Rp 1.500.000 (before 16, 2006)

Facilitator : Moch. Husni

Personnel Administration Officer Program

Jakarta *, Feb 22, 2006

Fee : Rp 2.000.000

Early bird fee : Rp 1.500.000 (before 17, 2006)

Facilitator : Moerdjono, MBA



===============================================================

Value Consult & VMC  Training Series

A.      School of Training

B.       HR Management Series

·          General HR Management

·          Personnel Administration

·          Organization Development

·          Industrial Relation

·          HR Management Specialist

·          General Affairs

C.       Managerial Skills / Soft Skills Series

·          Main Program

·          Specific Program

·          Appreciative Inquiry (AI) Program

D.      Special Topics

E.       VMC Series

·          Production / Operation Management Series

·          Marketing Management Series

·          Financial Management Series

·          Corporate Communication Series

·          Good Corporate Governance Series

·          IT & Telecomunication Series

·          Community Development

--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke