Operator Warnet berhenti karena warnetnya menggunakan Linux ? Itu cerita biasa ...!
Tapi kalau staff perusahaan berskala nasional berhenti karena Linux ? Ternyata ada juga. Kaget bercampur lucu juga sewaktu mendengarnya. Berikut sedikit cuplikan percakapan dengan salah seorang staff di MRA :
ST====> gara2 harga OS Windows cukup mahal. maka sebagian besar pc wajib di migrasikan ke LINUX. sementara usernya banyak yg masih awam dan banyak juga yg lebih memilih RESGIN drpd kerja pakai linux :-)
Bagaimana jadinya kalau desktop Linux sudah mulai banyak dipergunakan. Apakah akan lebih banyak pegawai yang resign karena Linux ...? Kasihan sekali ...! Tapi kalau melihat dari cerita diatas, ini sebetulnya merupakan peluang menarik bagi para aktivis Linux. Akan makin banyak orang yang merasakan perlunya pengetahuan di Linux, dan untuk ini dibutuhkan lebih banyak lagi trainer Linux. Dengan mengambil profesi menjadi trainer Linux berarti secara tidak langsung juga telah ikut serta dalam memasyarakatkan Linux. Ini jauh lebih baik daripada menjadi Silent Kompor (istilahnya pak Yan), karena sekarang Kompor kita benar2 dapat dipergunakan sesuai dengan fungsinya. Ada yang tertarik .... ? Sampurna pclinux.web.id -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

