Mohon maaf kalau saya lancang, post pertama di milis aktivis, malah isinya beginian. Dan kalau sudah pernah dibahas, mohon maaf juga. Ini saya forward (dengan ijin) dari milis KPLI Bogor yang sedang semangat2nya untuk bersatu padu, utk coba ngegolin ILC 2010 (kalau masih ada).. ini diskusi nya mengenai tema ILC. dan merambat pada tema ILC yang dulu. Mohon maaf bagi yang bergerak di bidang bisnis Open Source apabila ada kata-kata yang tidak mengenakkan. Juga kepada Aktivis Linux milis, AOSI dan YPLI karena disebut nama ini didiskusi.
Semacam uneg-uneg, ide pinggiran lah dari sebuah komunitas pinggiran kota jakarta. Wassalam. ---------- Forwarded message ---------- From: Unggulo Unggulo <[EMAIL PROTECTED]> Date: 2008/11/12 Subject: Re: [kpli-bogor] Re: tema ILC-X To: [EMAIL PROTECTED] Menurut saya jangan dulu kaitkan dengan business. Sepertinya arah KPLI itu ke komunitas. komunitas sama dengan pengguna sehari-hari, sama dengan lifestyle. Kalau ngomong business, biasanya ada udang di balik batu. Jadi marketing minded. biar jualan laku, ya calon customer harus di edukasi. Bukan apa-apa, bukan sombong juga (malah banyak begonya) kok kalau kita ngomong " duh, ga ngerti deh, saya biasa pake Linux.. waktu ada yg nanya2 mengenai cara ini cara itu di Windows). Ini namanya lifestyle. Btw, mungkin "salahnya" pemakai Linux adalah sebagian besar adalah "orang IT" (mahasiswa IT, pekrja IT dst). Coba kalau orang-orang marketing, wah banyak cara menuju Linux hehe.. Ini jadi peer juga, jangan sampai Linux itu di "tataran rumahan" identik dengan yang jago komputer saja. memang benar, arahnya jadi begini, "lu lum jago komputer atau lu belum jadi hacker kalau masih gak bisa Linux, maennya windows aja." Memang benar, harus diakui itu. Saya merasakan sendiri menjadi korban dalam hal ini. La wong windows ga ngerti, kok "berani-beraninya" pake Linux. Jadinya dikira jago komputer haha.. jadinya banyak yg konsultasi masalah troubleshooting ke saya dan ujung2nya saya kasih Mbah google, atau saya yang nanya mbah, baru saya informasikan more technical ke si penanya. Nah ini musti kita kurangi dampaknya. Sebab campaign ini bisa negatif. Linux akan selalu dan selalu dikuasai dan digunakan orang tertentu. Ini (mungkin) tugas utama YPLI, Aosi, yang ngaku aktivis linux. Kalau saya sih, enjoy aja pake Linux, ya sama kayak pake windows, ngga ngerti banget dan nggak perlu ngerti banget. ( Emangnya gue Helpdesk?) Kan gw Pengguna Linux (KPLI) bukan Pengoprek Linux hehe.. kalau mentok nanya, kalau udah nanya coba deh jalanin. tujuannya biar lancar. jadi, saran saya, coba lebih "anak muda", "easy to catch", mudah dicerna. Mereka ini nanti lulus skul bisa kerja, bisa kul non IT, bisa ga pake komputer kemana-mana. ujung2nya Gaptek deh.. kesian kan? masa yang menikmati Linux kita-kita aja. Btw, kalau boleh ni saya mau cc ke milis aktivis linux gimana? atau ke ketua YPLI langsung? ya, cerita pinggiran lah dari masyarakat KPLI Bogor.. Ini pendapat personal sih. Ohya, saya vote untuk Usulan nya Utian mengenai Kemerdekaan. Nggak ngaco kok. Itu strategi yang bagus. Timingnya bisa kita paskan di Agustus 2010, trus marketingnya juga oke tema itu. Jargon yang memainkan nalar psikologis manusia. Bisa bikin orang bertanya "Linux tu apa sih" "kok ada kemerdekaan segala?" "wah gw independen, ga mau ikut2an, kayaknya Linux ok nih" "setuju banget ni bebas merdeka, secara gw anti-kapitalis, anti penjajahan, tapi Linux itu apa ya, gw jadi penasaran".. seperti ini mungkin komen orang2 yang sedikit sekali bersentuhan dengan komputer, apalagi Linux. Apalagi kalau gemanya sampai kemana-mana, ya kayak acara Konser A Mild dst aja jadi rame, keren, orang ga tau jadi penasaran pengen tau, yang tau makin tau dan pengen ikutan acara. Yang tau mau install, yang install mau ngoprek. yang ngoprek mau membagi kebahagiaan dengan lain.. konsep MLM kebaikan akan berjalan.. amin.. Salam! 2008/11/12 kaka prakasa <[EMAIL PROTECTED]>: > > 2008/11/12 Utian Ayuba <[EMAIL PROTECTED]>: -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

