imho ga dipaksain. dan ini memang realis. memang kalo secara kecil ga ada efeknya, tapi secara quantiti yang besar dampaknya sangat besar. karena dengan kernel yang baru, listrik dapat lebih dihemat, dengan penghematan listrik dan power otomatis emisi panas salah satunya bisa dikurangi. dan ini bisa mengurangi emisi karbon yang tereaksi di udara.. pernah baca kok ada yang bikin penelitian membandingkan power yang dibutuhkan antara linux kelas enterprise macam redhat, suse, unix dan windows. you know lah siapa pemenangnya.. tentu saja power linux lebih kecil dan hemat. seandainya semua pc didunia kebutuhan listriknya sama dengan seperti netbook macam eeepc dan sebangsanya.. wow... luar biasa kan? udah hemat listrik minimal 50%, polusi suara juga bisa ditekan.
2009/3/15 amrinz <[email protected]>: > Terlalu dipaksakan mengatakan bahwa software opensource membantu mengurangi > global warming dgn alasan banyak penghematan disana-sini. > Global warming itu bisa diatasi, kalau hutan-hutan sudah berhenti ditebangi, > ditanami kembali, kita berhenti menggunakan ac, kulkas, tv , komputer, > mobil, motor dan sebagainya. > > OS cuma bagian sangat kecil dari sesuatu. Jgn dipaksakan seperti itu. > Software open source adalah sebuah ide, dan jalan hidup, itu menurut saya. > > Gak akan jauh dari dunia softaware (digital), gak bakal numbuhin pohon dsb. > realis ajah. > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > -- -- *The only limiting factor of the GNU/Linux operating system, is his user.* -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

