From: Adhi eN <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, May 15, 1999 10:06 AM


>> Biasanya Speedisk tidak akan memindahkan atribut file seperti file system.
>
>Dan file Read-Only...:-)

Yup :) mungkin juga yang Hidden ;D

>> Siapa bilang tidak bisa, BIOS-BIOS versi baru bisa boot dari CDROM, C, D, E,F
>>:)
>
>Tapi kalau bootsector dari 'D', 'E', 'F'nya berisi LILO apa bisa ?
>Ada yang pernah coba ?
>

Udah, AFAIK, Install LILO di Primary Slave, Tapi yang Primary Masternya di copot
dahulu secara Fisik, udah berhasil Install Linux, HDD PM-nya Pasang Lagi, Udah
gitu
bisa boot di D: dengan LILO yang di D:
Atau bisa enggak kayak gini : (belon dicoba)
Kalo mo pindahin LILO, Masuk Linux, Edit lilo.conf supaya diarahkan ke primary
slave (hdb).
Compile Ulang LILO-nya. Hilangkan LILO di hda fdisk /mbr, bisa enggak yah
kira-kira... :)
Atau ada cara yang lain, pake dd misalnya ? ;D

>> Kalo flash BIOS update deh BIOS nya.
>
>Asal nggak diupdate otomatis oleh CIH saja.....;-)
>

Hik..hik..hik...
Yang kena virus Cih bisa minta program yang bisa balikin data 100% dari
saya....free
Itu tuh yang dipake orang-orang di iklan asal HDD-nya belon diutak-atik.
(opsss.. out of topic =)

>Menurut saya, tetaplah pakai FIPS... (just IMHO), karena selain free,
>proses splittingnya jauh lebih cepat daripada Partition Magic.
>Hanya saja, anda perlu ekstra hati-hati dalam MEMBACA SETIAP step yang ada.

Software Pihak Ketiga kalo memang FIPS enggak mampu menggunakannya, orangnya
bukan FIPS-nya.
Tapi tetap direkomendasikan supaya pake Fips. Satuju....Satuju.... :D
FIPS paling cepet..CMIIW


Best Regards,
8^)
Wawan P. Siswoyo


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke