On Mon, Sep 13, 1999 at 12:50:59PM +0700, Chandra Adenan wrote:
> Soal kesulitan aku, kayaknya aku udah berapa kali nyeritain disini coba
> lihat di posting-subject "Gimana caranya pake FIPS".
>
berarti tidak baca tata tertib milis dengan seksama. tidak ada kewajiban
untuk menjawab pertanyaan, dan jangan sewot kalo pertanyaannya nggak
dijawab, semata2 krn nggak ada orang yg punya masalah yg sama, atau
krn org yg pengalaman dgn masalah tersebut belum baca email itu.
> Tapi terus trng aku agak kecewa nih dgn tanggapan beberapa org terhadap
> keluhanku, yang seakan-akan aku ini pihak musuh saja.
>
apa iya? ;),
> Padahal aku sebelum
> posting ini sudah mem-posting keluhan yang sama dengan subyek: "Gimana
> caranya pake FIPS", tapi tanggapan milist ini dingin-2 saja, sebagian besar
> kayaknya nggak peduli
>
aturan dari mana yang mengharuskan subscriber lainnya perduli dgn pertanyaan
tersebut dan harus dijawab? sekali lagi baca tata tertib milis.
> tapi begitu aku ngritik RH eh... banyak yang marah.
> Aku musti gimana...?
>
apa ada yang marah di sini? sebaiknya baca lagi posting gue kalo mau tau
musti bagaimana, itu semua penjelasan logis cara memandang masalah ini.
kritik suatu product sah aja, kalau memang dapat dibuktikan itu valid,
tapi kalau sekedar 'memuntahkan' kekesalan, tidak akan memecahkan masalah,
dan hanya memperlihatkan kebodohan sendiri, dan mustinya anda bersyukur
ada yg menanggapi dan mengingatkan spt gue ;),
> gimana pula kalo aku kadung recomend RH tau nya problem, client ku
> complaint ke aku terus aku mau minta tlg kemana kalau ternyata
> problemnya diluar kemampuanku ?
>
jawabannya simple, jangan recommend apa2 kalo belon tau bener. belajar
lebih banyak, coba lebih banyak, dan nanya lebih banyak, dan nggak
perlu bawa2 rasa kesel ke sini, cuma akan jadi bahan tertawaan ;),
> Jadi kesimpulanku:
> RH ini bagus buat learning/testing & exploring tapi blm cukup handal untuk
> bisnis.
>
boleh aja punya kesimpulan itu. nggak ada pengaruhnya buat Linux, kenyataannya
toh membuktikan lain, contoh sederhana aja, milis ini dan linux.or.id yang
nemplok di Indoglobal, menggunakan RedHat, dan memiliki commercial services
yang menghasilkan, contoh lain lagi, Cakraweb, begitu juga. itu baru 2 contoh
dari sekian banyak business di Indonesia yang sudah pake Linux, belum lagi
di Dunia. RedHat sendiri, apakah bukan bisnis besar? sorry aja, kembali
menjadi kesimpulan sembrono yg salah ;), (gue smilley terus biar nggak disangka
marah ;).
> Karena kehandalan itu bukan cuma systemnya nggak mati-2 tapi kalo ada
> problem penyelesaiannya juga mudah termasuk kalo mentok eskalasi nya jelas
> kemana.
>
bener (sekali ini ;) kehandalan tidak tergantung hanya dari availability,
dan support untuk ngatasin problem itu merupakan salah satu faktor lainnya,
tapi apa RESIZING 98 PARTITION termasuk sebagai problem di Linux? situ
aja yg nggak bisa menempatkan permasalahan pada proporsi sebenarnya ;),
udah gitu ngomel lagi ;), coba aja lihat subject thread ini:
Dimana nyari NU versi Win 98
> Aku kasi contoh ya, kalo aku pake AIX. Problem kecil aku bisa atasi ya aku
> atasi sendiri begitu rada berat aku bisa lari ke USI, lebih berat lagi aku
> masih bisa minta tolong ke IBM nya langsung, jadi sebagai retailler aku
> merasa aman jualan AIX.
>
salah lagi ;),
berapa yg dibayar ke IBM untuk maintenance? dan apakah punya maintenance contract
yang sama dengan RedHat? jelas aja kalo beli barang dr USI/IBM harus di support
oleh mereka, dan mereka juga akan menawarkan maintenance support contract, yang
jelas hrs dibayar. kemudian mau dibandingkan RedHat, 'cmon be real lah.
> Pada mainframe juga begitu, kalo aku punya problem dengan MVS aku tinggal
> call USI terus segala urusan penyelesaian problem berjalan dengan lancar.
>
yg gue nggak habis ngerti, ngatasin masalah AIX bisa, tapi ngatasin masalah
filesystem 98 (gue nggak mau ngakuin ini masalah Linux/RedHat krn memang bukan),
nggak bisa? apalagi punya pengalaman di MVS, mustinya udah punya pengertian
mendasar yang lebih mendalam mengenai operating system secara umum. suuuwer,
yang namanya smit di AIX lebih dodol dr linuxconf di Linux ;), atau wrkdevctl
di AS/400 lebih susah dr netcfg di Linux ;), OfficeVision lebih susah drpd
StarOffice ;), uuups, tau OV?
gue bisa ngomong gitu krn (psssst ..) gue ex-ibmers, jadi gue tau apa yang
disediakan oleh USI/IBM, sekaligus gue ex-IBM customer, dan saat masih punya
beberapa project dgn mereka untuk support IBM InfoPrint/3000 yg pake RISC/6000.
jadi kalo dibilang bisa minta tolong langsung ke IBM, that's bull..... ;),
coba kasih tau di mana bisa minta support langsung dr sini? dr Rochester,
Poughkipsie, Raleigh, Boeblingen, Boulder, AP, atau mana?
> Lalu kalo RH problem aku mau minta tlg kesiapa...? dan jaminan problemnya
> bakal selesai cepat apa...?
>
minta tolong ke siapa sih udah bener di sini tempatnya. tetapi soal jaminan,
ini (lagi-lagi) salah besar, nggak ada yang bisa jamin ;),
Best regards,
Andy
--
chandy a7 indo 607 net 607 id
http://gmail.cakraweb.com http://eworld.indoglobal.com/eworld
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]