pelan2 ya mas.... saya ngerti banget perasaan anda yang pasti lagi semangat
banget belajar linux.... saya mau jawab tapi nggak semuanya.. ok... :-)
----- Original Message -----
From: Hendrik Christian <[EMAIL PROTECTED]>
> Setelah nasehat bung David saya coba, lumayan berhasil.
> Pertama video card ngga jelas ke-detect apa kagak, tapi skr udah bisa jadi
1024x768, tapi saya belon tau apakah sudah 32bit >apa belon, soalnya saya
ngga punya gambar JPG sama sekali di dlm Linux yg bagus. (ada caranya ngga
ngopy file JPG dr >Windows ke Linux ngga?)
> Seperti yg dikatakan bung David, RIVA TNT udah ada dlm Linux, ternyata
ngga ada tuh. daftar yg ada:
kalau nggak berhasil ketemu yang creative, ada driver generic untuk riva
tnt, kalau nggak di huruf 'r' (riva tnt), cari di huruf 'n' (nvidia riva
tnt)
> Sedangkan untuk monitor:
> - Philips 105 B (15inch/CM1200)
> - Philips 105 B (15inch/CM1300)
> - Philips 105 S (15inch/CM1200)
saya sarankan anda coba saja satu2, nggak akan rusak kok kalau anda nggak
paksa sampai resolusi terlalu tinggi atau color depth yang tidak disupport
sama monitor anda, pilih yang kira2 aman saja dulu... kalau saya yang
penting resolusi dulu, color depth belakangan.
> Kalo misalnya dari Linux, komputer dimatikan ngga dgn cara yg benar, ada
efeknya ngga?
> dianya punya utilities semacam scandisk ngga?
biasanya kalau dimatikan dengan 'kasar' dan tidak shutdown dulu, efeknya
adalah kira2 sama dengan windows dan scandisk, dia melakukan fsck untuk
partisi linux yang dimatikan tanpa diunmount dulu.
> pertanyaan konyol: gimana cara edit file /etc/inittab ?
> sudah saya coba pake KEdit (bener ngga sich namanya) ama Advanced Editor,
trus saya open filenya, ngga keluar tulisan sama > sekali. Kalo dari mode
teks, editnya gimana?
anda harus pakai salah satu dari teks editor yang ada, tergantung dari apa
yang anda install pada saat instalasi. bisa pakai vi (bagus untuk
dipelajari, basic unix text editor, tapi untuk pemula bisa bikin stress),
emacs (membutuhkan resource besar), joe (mirip wordstar jaman dulu), dll.
> Apa bedanya X, KDE, ama GNOME?
teorinya gimana yah ? pokoknya kira2 begini, x itu adalah graphic servernya,
dimana semua aplikasi grafik berjalan, kde dan gnome merupakan desktop
environment yang adalah lapisan di atasnya lagi, sementara semacam fvwm,
icewm dll hanya merupakan window manager saja, lapisan yang paling atas,
tampilan belaka.
> trus, kata bung david, tinggal panggil xterm/konsole/gterm/Eterm. itu
dimana yach, bung?
> saya cari2 yg namanya Xterm aja ngga ada. saya coba pake Find Files dalam
X, cari Eterm juga ngga ada.
pasti ada, biasanya di menu dikasih nama 'virtual terminal' or something
like that, coba anda cari lagi pelan2.
> Mengapa Ctrl + Alt + Del ngga berfungsi dlm Linux?
karena anda di dalam x, makanya tidak berfungsi, karena logikanya x-nya
harus dimatikan dulu. kalau anda sudah di prompt, maka ctrl-alt-del
berfungsi sama dengan 'shutdown -r now' yang artinya reboot juga... tapi
seandainya tidak bisa, berarti ada yang mengganti shortcut ini menjadi tidak
berfungsi lagi. defaultnya saya rasa selalu bisa.
> dari,
> pemula Linux yg sangat penasaran.......
heheh... saya masih inget gimana penasarannya pertama kali liat linux...
semangat mas, jangan pernah menyerah dan jangan biarkan semangatnya hilang,
jangan kayak saya ini, angin2an, akibatnya udah 2 tahun tetap aja masih
beginner terus, karena nggak terus2an dihadepin linuxnya.. (walaupun
akibatnya jadi berhasil lulus s1 sih... he-he-he...)
later,
emilr
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]