Mungkin yang beginian bisa dimanfaatkan user lain. Gimana Mas DAMT? Masuk
ke kontrib-nya LDP ID dung.
Waktu itu, Oskar Riandi menulis:
> Mungkin sudah ada yang pakai atau memposting sebelumnya. Tapi saya coba
> refresh lagi. (Hanya bisa dilakukan dari mesin yang dual boot W95/95 +
> linux)
>
> 1. install perlftlib (dapat di down load dari
> http://wwww.io.com/~kazushi/xtt)
> 2. mount direktori windows (misalnya /windows)
> 3. buat simbolik link ke direktory font windows di
> /usr/X11R6/lib/X11/fonts (misalnya ln -sf /windows/windows/fonts
> /usr/X11R6/lib/X11/fonts/windows)
> 4. back up fonts.dir asli ke fonts.dir.tua (kalau ada)
> 5. jalankan mkttfdir di direktori /usr/X11R6/lib/X11/fonts/windows
> 6. check fonts.dir yang baru dibuat
> 7. tambahkan direktori /usr/X11R6/lib/X11/fonts/windows di XF86Config
> 8. restart xinit
> 9. Font windows siap dipakai di linux
> 10. saya tidak tahu secara legal boleh atau nggak pakai fonts windows di
> linux
>
> Buat sistem yang pakai huruf Romawi kayaknya nggak terlalu banyak
> manfaatnya, minimum buat nambah koleksi fonts. Tapi buat sistem multi
> byte kayak bahasa Jepang cara seperti ini sangat membantu dalam
> memperindah tampilan fonts di linux. BTW, saya pakai di netscape (merubah
> Netscape.ad nya dengan fonts MS), sehingga tampilannya sama bagusnya
> dengan Windows.
>
> Met mencoba.
--
Muhammad Baja Aksha
===========================
http://www.pointer.web.id/
===========================
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]