On Thu, 10 Feb 2000, Muhammad Baja Aksha wrote:
> Yup. "Kadang-kadang" memang begitu. :) Agak lambat tapi bandwidth yang
> dipakai lebih hemat. Kalau saya sendiri sekarang menggunakan squid memang
> sebagai caching dengan "parent" ke bo2.cache.nlanr.net (lihat di manual
> squid.conf). Tetapi yang sangat membantu malah WWWOFFLE (dengan proxy ke
> squid pada mesin yang sama). Coba cek manual WWWOFFLE.
IMHO, idealnya sih parent cache-nya adalah squid punya ISP; jadi transfer
datanya tidak lewat jalur internasional (asumsinya, kalau ke LN jalurnya
lebih sibuk, gitu. Jauh lebih cepat dari site-nya ISP ke site kita.)
Kalau saya sih, rasanya malah lebih cepat ya. Squidnya dipasang pada
SunClassic/16MB RAM (utk. mudahnya, BogoMIPS kira-kira sama dg. 486DX2
:-), dan HDnya 300M-an. Lumayan cepat tuh, terutama buat kalau klik mundur
halaman web. Kalau maju (dan belum ada di cache-nya) ya biasa saja,
tergantu modem (28.8). Tapi, modem segitu cukup lah dipakai untuk ~7
orang.
> Oh ya, WWWOFFLE dan squid pada waktu itu memang digunakan pada dial-up
> dengan "ISP" yang kecepatannya bisa dibilang hanya 14.4 kbps, alhamdulillah
> telah mengalahkan tetangga-tetangga warnet juga. (dengan membuat survei
> lisan ke customer)
Tetangganya mungkin pakai Wingate :-)
Oki
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]