Pada  08:49 AM 2/11/00 +0700, Purwanto menulis:
> >   Nah, kebetulan klien saya ini minta tambah POP3 di webhostingnya,
> >   yang defaultnya adalah maildrop. Jadi situasi di webhostingnya
> >   ada 2, 1 mail drop, dan 1 (mungkin lebih) adalah POP3.
>
>Kalau mailboxnya beda, harusnya bisa (tapi rada sulit)

  Emang. Kemaren2x udah di bahas ama temen2x, di Linux box-nya
  pake user "pop3" itu, tapi di mailoutnya di set untuk user tersebut.
  Jadi filter manual. Tapi problemnya, yang mau maintaince itu server
  nantinya dia sendiri. Mumet dah, ntar di kasih yg rumit2x complain
  mulu dia. Yg kondisi sekarang aja udah termasuk bikin "mumet"
  dia koq.. :)

> >   qmail di /var/qmail/locals di kembalikan ke semula. Dan semua
> >   staff agak "berlega" hati. Setelah obok2x mail server 1 minggu. :)
>
>Sebenarnya memang cara yang terbaik adalah seperti di atas, jadi dari
>cabang lain dibedakan subdomainnya, kalau memang mau menggunakan domain
>yang sama, harus ada koneksi direct dari cabang ke pusat.
>Walaupun bisa, tetap saja administrasinya jadi lebih sulit, misalnya
>menggunakan sendmail dengan fasilitas virtual domain mungkin bisa
>di-terapkan.

  Iya.. tapi seperti yg saya bilang tadi. Problemnya lagi, dia ogah kontrak
  maintaince dgn saya, dia maunya Pay per Problem aja.
  Kalo dikasih yg diatas tadi, bisa kaya kali ya? Tiap minggu setting
  mail server mulu, karena saking ribetnya..

>BTW: kenceng juga ya proyeknya.. :-)

  Hehehe, project kecil2x-an lahh... untuk cari2x pengalaman juga... maklum,
  fresh graduate nih, yang udah rada basi... :)



---
Wassalam,
Gerry Santoso


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke