Quoting Liams, at Feb 6, 2001 :
> biasanya di file xxx.conf atau xxx.cfg, atau masih ada file config
> lainnya ?
Sekali lagi, software di UNIX/Linux itu SEGUDANG, jadi nggak ada aturan
dasar kalau file config itu pakai ekstensi *.conf, *.cfg, dsb. Semuanya
tergantung dari bagaimana program tertentu mengenal adanya configuration
file.
Lagipula, file di UNIX/Linux itu nggak mengenal perbedaan jenis file
berdasarkan ekstensi. Ekstensi digunakan u/ lebih human-friendly, dan
memang *biasanya* memakai *.cfg, *.conf, .blablarc, *.ini, dsb.
> yah pokoknya di semua file config, yg di depannya kadang ada
> tanda #, ##, dan ada juga yg tidak pake apa2. bedanya apa sih ? dan
'#' itu tanda komentar (biasanya) dan tergantung juga cara suatu program
mengartikannya. Misal, wvdial.conf pakai tanda ';' untuk komentarnya
(*.ini style di Windows).
Komentar digunakan untuk memberi suatu tanda/keterangan yang akan
diabaikan oleh program yang memakai file konfigurasi tsb.
> trus, misalnya baru siap edit file config apa langsung di save terus
> perubahannya sudah langsung bisa jalan ? atau harus restart ? atau
> masih ada langkah2 lainnya ?
AFAIK, biasanya program ada polanya kalo pas dijalankan :
1. lihat argumen atau parameter yang diberikan (bisa interaktif atau dari
ENVIRONMENT nya).
2. membuka konfigurasi yang menentukan bagaimana seharusnya program tsb.
berjalan.
CMIIW ..
/.detta
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]