On 11-Mar-2001, Eeng wrote:
> 1. Apa iya semuanya di Linux Gratis ???

Tidak.

Apa semuanya yg di Windows bayar? Apa semuanya yg di Windows buatan
Microsoft? Si pembuat software ybs yg menentukan licensenya.

Dan juga istilah "free" jangan *hanya* diterjemahkan gratis/nggak
bayar, tapi juga kebebasan; kebebasan menggunakan, memperbanyak,
mendistribusikan, mengubah, menjual, dll.

>    sebab biasanya yang gratis itu tidak profesional (kan bikin
>    program itu tidak gampang loch dan mereka yang membuatnya juga
>    telah banyak mengeluarkan baik tenaga/pikiran and tentu juga
>    uang...jadi apa iya seterusnya mereka mau Sosial memberikannya
>    gratis ????)

Tidak semua orang kepentingannya cuma uang saja. Banyak orang membuat
software karena mereka butuh software tsb, bukan mau cari duit.
Software kecil2an yg mulanya dr kebutuhan itu dipublikasikan, lalu
banyak org yg butuh software yg sama mulai ikut menyumbang menulis.
Biasanya di waktu luang, atau ada sebagian yg dibayar.

Kenapa kok dibuat open source?
- Karena banyak pasang mata lebih baik dari satu pasang mata. Dari
  berbagai pengalaman orang yg berbeda2 digabung jadi lebih baik.
- Quality Control oleh semua org. Karena semua org bisa lihat isinya,
  jadi tidak bisa dirahasiakan bagian2 yg jelek (bukan berarti tidak
  ada bagian yg jelek, tapi at least tidak ditutup2in). Lain dg
  software commercial yg biasanya mesti dirilis karena deadline lalu
  bagian yg jelek ditutup2i kita tidak tahu.
- Karena tidak ada untungnya ditutup2i.
- Karena si pembuatnya mau begitu, dia berhak memilih licensenya.
- Everybody wins. Si developer bisa mencharge utk support (atau jasa
  lainnya, jadi bukan softwarenya sendiri), semua org bisa pake
  softwarenya gratis, dan semua org dapet software yg lebih baik,
  tanpa biaya.
- dll.. silakan baca bukunya ESR:
  http://www.tuxedo.org/~esr/writings/cathedral-bazaar/

> apa mungkin nanti setelah semua orang tergantung terhadap sistem
> linux, baru linux mengeluarkan biaya / alias tidak gratis ????,

Yang anda bicarakan Linuxnya atau software2 yg bisa jalan di Linux?
Masing2 punya license sendiri2. Linux licensenya GPL. Sesuatu yg sudah
mempunyai license GPL akan selalu GPL, setahu saya. Jika anda belum
jelas, silakan dibaca dahulu, tidak banyak gunanya menduga2.

>    saat ini yang gue rasakan tidak mengecewakan, tapi ada beberapa
>    yang masih sulit untuk diconfigurasikan.  Tidak seperti Windows
>    yang gampang untuk dikonfigurasikan.

Sulitnya itu karena anda sudah TERBIASA dengan konsep di Windows. Jika
anda ingin melakukan sesuatu dan memahami konsepnya, mestinya tidak
masalah. Mudah/sulit itu relatif, dari segi pandang siapa, dan mau
menyelesaikan masalah apa. Saya yakin org yg belajar menggunakan
komputer dg Linux pertama kali tanpa kenal Windows akan mengalami
kesulitan lebih sedikit dibanding org yg sudah tau Windows. Saya
berbicara dari pengalaman, sebab saya sendiri waktu pindah ke Linux
juga butuh waktu lama utk membiasakan diri. Dalam proses ini saya
banyak sadar bahwa di Linux kita lebih diajak utk memahami sesuatu
kalo menghadapi masalah, sedangkan di Windows saya mendapat kesan
bahwa Windows menganggap saya (usernya) tidak perlu tahu gimana,
pokoknya beres, jadi tidak memberikan saya fleksibilitas utk melakukan
sesuatu sesuai keinginan saya sampe sedetil2nya. Karena ada
fleksibilitas ini, maka harus ada pengorbanan. Semakin fleksible
berarti semakin banyak pilihan, yg berarti semakin kompleks, yg
berarti semakin menakutkan utk pemula. Tapi begitu sudah tahu, ya
biasa saja.

Linux dibuat supaya mempunyai user interface (UI bukan cuma GUI)
kurang lebih sama dengan Unix. Unix ini sudah ada lama sebelum DOS
dibuat. Bahkan banyak konsep DOS meniru Unix ini, tetapi diubah
sedikit supaya kesannya 'tampil beda'. Misalnya pemisah direktori "/"
diganti jadi "\". Saya tidak tau apakah ini disengaja supaya org yg
sudah pake DOS susah balik ke Unix atau gimana. Trus Windows
menggunakan istilah "drive" untuk partisi, kesannya seperti membohongi
user. Lalu istilah "format", padahal yg dimaksud membuat filesystem.
Ketika mereka mau mengacu ke format yg sebenernya, mereka bilang
"low-level format".

Jadi konsep2 yg rancu seperti ini lah yg membuat org susah pindah dr
Windows ke Linux. Kalo kita bersihkan semua miskonsepsi yg sudah kita
"pelajari" dr Windows, mestinya tidak sulit menggunakan Linux. Ini
memang butuh waktu, jadi kalo baru menggunakan Linux seminggu, ya
jangan dulu complain.

Sepanjang ini saya baru berbicara penggunaan Linux utk desktop, belum
utk server. Banyak sekali konsep2nya yg beda sekali dg Windows. Utk
urusan networking, Windows termasuk yg ketinggalan mulainya.

> 2. Katanya diLinux Source Code terbuka/open dan disertakan dalam
> distribusi/CD. Nah source codenya itu yang mana ?? apa itu
> diKernelnya ?? dan bagaimana cara membuka juga membuat/kompilasi
> source codenya.  And apa juga X-windownya (KDE Gnome) open source
> code ?? bila iya yang mana ?? bagaimana cara membuka juga
> membuat/kompilasi source codenya

Masuklah ke websitenya masing2 dan cari link utk download source. Utk
kernel ada di http://www.kernel.org/, utk XFree86 ada di
http://www.xfree86.org/, utk KDE ada di http://kde.org/, utk gnome ada
di http://www.gnome.org. Hampir semua paket menyertakan petunjuk
installasi/compile, yg biasanya ada di file INSTALL atau README,
seperti yg sudah saya beri tahu di tata tertib milis yg sudah dikirim
ke anda waktu berlangganan. Cara kompile kernel sudah diberitahu di
FAQ nomer 20. Alamat FAQ ada di email yg dikirim pertama kali itu
juga, dan ada di footer milis.

> 3. Pekerjaan gue selama ini sebagai webdisigner/webdeveloper, gue
> biasa software Adobe Photosop, Corel Draw Macromedia Dreamweaver,
> Macromedia Flash, Freehand, Gif animator and banyak lagi tool yang
> gue gunakan untuk menunjang pekerjaan. Pertanyaannya bila gue pakai
> linux software apa yang bisa menggantikan itu semua ??  and bila ada
> apa iya bisa support dengan yang gue punya ????  And untuk
> pemograman gue pakai Java, Vb Script, ASP, CGI.. Pertanyaannya
> diLinux untuk itu semua pakai apa ??  atau mungkin ada yang masih
> bisa gue pakai ???

Lagi2, di FAQ nomer 1 sudah diberitahu alamat utk cari program.

Saya sarankan tidak mencari pengganti (satu-banding-satu) tapi
definisikan dulu masalahnya apa lalu cari software(s) yg bisa
menyelesaikan masalah itu.

> <>Sekali lagi maaf pertanyaan gue panjang dan mungkin kelihatanya
> pertanyaan yang bodoh / tidak bermutu ??

Justru ini pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pemula. Dan ini
adalah milis utk pemula, jadi tidak usah kuatir. Jangan kaget dg cara
menjawab saya (banyak org tidak suka/protes), saya cenderung objektif,
jadi tidak ada maksud buruk ke anda pribadi, jadi kalo membaca
tanggapan saya mungkin butuh kesabaran dan open-mindedness. Tidak
hanya dlm membaca email saya aja, tapi juga dalam menggunakan linux
pada umumnya, jangan mau dicekoki FUD (fear, uncertainty, and doubt),
jika tidak yakin silakan research sendiri, jangan mau dibuat takut
menggunakan Linux oleh org. Banyak informasi yg tersedia di internet
ttg Linux (dan banyak softwarenya), yg penting mau mencari dan tau di
mana mencarinya.

Ronny

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke