On Sat, Jun 23, 2001 at 08:03:23AM -0500, Ronny Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> On 23-Jun-2001, mry wrote:
> >
> > > server 192.168.0.1
> > Default Server: [192.168.0.1]
> ^^^^^^^^^^^ (ini kan mestinya keluar namanya)
> Coba anda lihat isi /etc/resolv.conf di mesin itu; file itu memberi tahu ke
> DNS resolver mesti tanya ke mana kalo mau resolve.
isi file /etc/resolv.conf :
---
nameserver 192.168.0.1
nameserver 202.155.0.10
---
untuk ping, browse, host dll, tetap jalan dengan server 192.168.0.1,
masalahnya cuma satu tadi, tidak bisa nslookup untuk pertama kalinya, kalau
setelah masuk nslookup terus servernya dibalikin ke ip dia, bisa jalan lagi.
> Jadi kalo mau menggunakan
> local, ya mesti beritahu bahwa nyarinya di local, i.e. taroh 'nameserver
> 127.0.0.1' sebelum directive nameserver yg laen2nya.
kalau servernya diset ke 127.0.0.1 dia tidak bisa resolv, pesennya "No
response from server".
> Saya nggak yakin apakah
> anda perlu pasang satu dnscache lagi utk local cache (yg anda pake skrg kan
> external cache) di mesin itu, tebakan saya sih nggak.
kaya' nya sih nggak perlu local cache, sebab ip dia sendiri kan sudah
ter-allow, selain itu dia juga sudah bisa macem2.
> Lalu utk message baris yg pertama kan dia bilang non-existent, itu karena
> dia tidak bisa mereverse-resolve IP-nya sendiri, makanya yg saya garis itu
> keluar IP-nya lagi, bukan nama. Solusi gampangnya tinggal buat entry di
> /etc/hosts, atau setup tinydns utk melayani resolving name<->IP utk internal
> network (bisa di mesin yg sama).
di /etc/hosts sudah ditambahin, tapi aku juga bingung kok masih nggak bisa
jadi nama, kalo 127.0.0.1 tadi bisa jadi 'localhost', tapi walaupun tetap
angka, dia bisa bekerja dengan baik.
Saya copy paste dari http://cr.yp.to/djbdns/faq/cachex.html untuk
konfigurasinya.
tinydns nggak/belum diinstall.
Terima kasih.
> Ronny
--
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3