On Sat, Aug 04, 2001 at 10:00:42PM +0700, R.M. Dikshie F. wrote:
>  ehm...kalo bikin kayak smtproutes di qmail itu pake
>  smart_route ? atau router configurations ? 

Buat 'router' sebelum lookuphost, atau lookuphost dibuang saja kalau
tidak pernah mengirim sendiri langsung ke tujuan (selalu via smart
host).

smartrelay:
   driver = domainlist
   transport = smtp
   route_list = * mis.smtp.isp byname


> > gimana setelah pakai exim? sama saja? :-) teoritis, exim lebih cocok
> > dipasang di network dengan situasi seperti di indonesia (bandwidth
> > limited). kebetulan teori ini beralasan, karena the planet online
> > (UK), sebelumnya pakai qmail keok, setelah pakai exim joss!
> > cuman 'kenapanya' ini kalau ditulis terlalu panjang.
> 
>   yang ini ada url yang berisi penjelasannya ?

Kalau yang dimaksud 1 url yang bisa menjelaskan perbandingan
ketiganya yang saya tahu cuman ada 2, satu tulisan Dave Sill (qmail
begot, right or wrong pokoke qmail) dan satu lagi di kyoto.wide.ad.jp
(smtpfeed).

Tapi keduanya tidak menjelaskan/menyinggung point-point yang saya
maksud.

Ikutan milisnya saja :-)

Hints: - connection caching
       - fallback relay

Postfix support fallback relay, tapi masih kurang 'hot' :-)
Ada beberapa hal yang 'reseh' kalau semua ditulis, yang berkaitan
dengan queueing strategy, yang digunakan oleh baik exim, qmail,
sendmail, postfix, smail, zmailer atau yang lain (mmdf?).
Mengunjungi homepage tiap-tiap MTA akan sangat membantu :-)

BTW, kalau yang dimaksud adalah the planet online, link berikut,
kalau masih ada :-) bisa memberi sedikit gambaran tentang kesaktian
exim:

        http://www.kierun.org/academic/

Salam,

P.Y. Adi Prasaja


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke