On Thu, 11 Oct 2001, ery wrote:

> On Tue, 9 Oct 2001, Yudhi Kusnanto wrote:
>
> > bisa banget, tapi kalo mobo-nya bisa diflash bios-nya mendingan bootfile
> > diflash sekalian ke mobo, jadi tidak perlu IC bootrom.
> >
> Wah.... menarik nih. Bisa dijelasin langkah - langkahnya Mas Yudi. Setahu
> saya kalo mau nge-flash bios kan sudah ada file-nya (biasanya
> *.bin). Gimana menambahkan bootfile-nya? Apa masih ada sisa ruang memory
> di bios yang masih bisa diisi bootfile?

betul, memang harus ada biosfile asli/update. cuma biasanya isi bios tersebut
ada yang bisa dibuang (karena mobo nggak support), misal driver scsi (symbios).

nah untuk mengetahui hal tersebut dan menghapus/menambahkan file bootrom kita
perlu utility (ehm.. dos based). untuk bios award ada program namanya modbin.exe
dan cbrom.exe.

bootrom codenya sendiri cuma 16kb (compressed), lalu oleh program utility diatas
dikompres lagi. yang sudah saya coba untuk mobo freetech f111 - sukses. tapi
mobo asus p55tp2 (p200mmx) gak sukses (bootrom nggak kebaca), walopun masih
bisa booting lokal.

salam

-- 
Yudhi Kusnanto (yudhi.akakom.ac.id) <-- change first . with @
STMIK Akakom Yogyakarta


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke