kernel <==> shell <==> application.

1. Apakah logika diatas benar adanya ?
2. kalau benar ..... dimanakah posisi xwin ketika kita memakai xwin ? lalu posisi 
applikasi xwin ?

3. Apa beda shell (bash dan saudaranya) dengan script-language (perl, phyton dan 
saudaranya) ? Dalam hal ini yg saya ingin
tahu perbedaan yg signifikan. berhubung setahu saya bash juga dapat menjalankan 
scriptnya sendiri.


4. KAlau kita menjalankan script-language .... apakah gambar dibawah ini benar ?

kernel <==> shell <==> application (script-language) <==> script file (mis: hello.pl)

5. Dapatkah fungsi Bash diganti dengan perl ? kalau tidak, apa alasannya ?

6. kapan sebaiknya kita memakai perl-script, bash-script, atau script-script lainnya ?

7. Kenapa begitu banyak script-language yg tersedia ? apakah bash-script tidak 
mencukupi untuk linux ? kalau tidak ...
script-language apa yang paling lengkap (sehingga kita tidak perlu tahu 
script-language lainnya lagi)

sori ... kalau pertanyaannya terlalu goblok.

thnxx


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke