Sorry forward dari milis tetangga .... mungkin ada nama2 yang nggak
nyambung, males ngedit, hehehehehehe

----- Original Message ----- 
From: "Sigit Prabowo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, February 10, 2004 8:29 AM
Subject: Re: [M-ClaRo] The Show of the
Day.............................................................


> Sisi lain dari show Toto.
>
> Saya juga semalem nonton bareng Vivie, Suryo, dan Yoga. Plus ketemu 4
temen
> lagi dari kantor. Arie juga nonton somewhere, juga Rikon, Teguh n the
gang.
> Oh ya, juga Micko gondrong.
> Dari tempat saya berdiri (di bagian tengah festival, sekitar 5-6 baris
dari
> bibir panggung) sound tersimak buruk dan troublesome, semua nada mid sulit
> sekali terdengar. Kata Bayu dari Sinar Harapan, di tempat lain OK saja, so
> mungkin kita yang salah pilih tempat, maklum mau melototin Luke,
hehehehehe.
>
> Terus terang mood saya nggak 100% walaupun saya suka banget sama Toto.
> Apalagi kalo bukan karena Helloween yang telanjur bikin saja excited berat
> .... jadinya nonton Toto ini kayak selingkuhan aja, kurang ada keterkaitan
> emosional, hehehehehehehe.
>
> Setlist mengalir lancar, hanya seperti diduga sambutan meriah cuma
diberikan
> untuk lagu-lagu yang memang sangat dikenal di sini, seputar Toto
> IV-Fahrenheit-The Seventh One plus beberapa lagu lama yang sudah terlanjur
> menjadi standar band cafe. Di sini saya melihat Luke sebagai band leader
> tampak sedikit lelah, maklum lagu-lagu yang menurutnya juga rockin', dan
> ass-kickin' ditanggapi adem ayem bin bengong oleh kebanyakan penonton,
yang
> saya yakin didominasi penggemar kagetan atau yang sekedar bermodal
lagu-lagu
> cafe tersebut. Belum lagi ditambah kebosanan memainkan lagu lama yang
sudah
> sekian ratus (ribu?) kali dibawakan macam Hold The Line. Dream Theater aja
> bosen bawain Pull Me Under (1992) apalagi Toto dan Hold The Line (1978),
> hampir muntah kali ya? Harap maklum, show ini bertajuk 25th anniversary
tour
> (kata Luke "mustinya sih 27th"). Momen-momen jam session dan improvisasi
> yang sangat menarik secara musikal juga lantas membikin bengong para
manusia
> cafe yang nonton, yang lalu mengisi waktunya dengan bisik-bisik sesama
> temen, main sms, atau motret-motret dengan hp-nya. Yah, harap maklum :)
>
> Lepas dari itu, penampilan profesional tetap dijaga penuh. Luke dengan
gitar
> Ernie Ball Music Man Steve Lukather Signature Series warna hitam dengan
> sparkle dust-nya terus beraksi dengan baik walaupun sama sekali tidak
> didukung sound yang memadai. Ada satu titik di mana Luke nyaris naik darah
> dengan kondisi sound monitor yang mati total, namun dengan cepat dia
> menguasai kembali emosinya dan tampil bagus kembali. Mike dengan bass-nya
> tampil disiplin walau tidak terlampau istimewa. David bersolo keyboard
(Korg
> Triton dan Yamaha something) dengan bagus juga. Progresif boooook :)
Simon?
> Ugh, truly a MONSTER drummer. Luar biasa solo drumnya dengan set Tama yang
> cukup kompleks. Sayang sekali kuping saya sangat terganggu dengan
apresiasi
> musik yang sangat rendah dari sebagian penonton dengan komentar kampungan
> seperti "saur, saur" atau "sarimin pergi ke pasar". Guoblok tenan. Ndak
> sesuai dengan penampilan rapi, wangi, bermerek, hp mahal. Guoblok. Oh ya,
> Simon merayakan ultahnya di panggung, yang konon 'hilang' saat melalui
> international dateline, hehehehehe. Bobby staminanya sudah pas-pasan,
selip
> di sana-sini. Yang mencuri perhatian saya adalah additional guitarist Tony
> Spinner (anda yang akrab dengan rekaman Blues Bureau International dari
> group Roadrunner tentu tak asing dengan nama ini). Berdiri kalem dengan
> Fender Stratocaster-nya, Tony tampil efektif sekali dan backing vocal-nya
> pun bagus.
>
> Konser yang dipadati penonton ini dikemas kurang bagus. Kedua layar
monitor
> besar di sisi kiri-kanan panggung mandul total, nggak berguna sama sekali.
> Gemes bener saya pengen meliat tarian jari-jari David Paich saat solo
> keyboard yang mestinya bisa diambil dengan bagus. Belum lagi sehabis
encore
> lampu lambat dinyalakan, sehingga sebagian penonton mengira akan ada
second
> encore. Untung sebagian besar nggak memaksa langsung keluar saat masih
gelap
> itu jadi nggak ada yang keinjek-injek, berhubung pintu keluar sangat
sempit.
>
> And, bener kata Bayu memang banyak pemadangan seger. Confirmed. :)
>
>
> See you with my Helloween concert report. Hari ini dan besok kerjaan
> dikesampingkan. Building up pumpkin mood. :))
>
> Cheers,
> ---sgt---
>
> ----- Original Message ----- 
> From: "bayunurindra" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Monday, February 09, 2004 11:57 PM
> Subject: [M-ClaRo] The Show of the
> Day.............................................................
>
>
>
> Akhirnya kesampaian juga nonton Toto, phiew. lega.
> Meski banyak meleset, ngarepin album Farenheit kesini, kok yg banyak
> dibawain malah album2 awal macem Toto IV, Turn Back, dan album
> pertama. Dua lagu pertama sampe gak kenal tadi, sial....  Gara2 Bobby
> Kimbal nih. ;-))
>
>



---------------------------------------------------------------------
Ingin berhenti diskusi? e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Milis www.Gitaris.com didukung oleh Komunitas Gitar Indonesia.
Lihat ARSIP MILIS ini via web di: http://milis.gitaris.com
Brought to you by #1 DotCom Company: www.TechScape.co.id

Kirim email ke