Aku menulis:
>> Sebenarnya sih nggak gitu, filsafatnya gini: Seorang calon suami yang
>> memberikan calon istrinya seperangkat alat sholat dan Al-Quran berarti
dia
>> mempunyai niatan membimbing istrinya sesuai dengan ajaran agama Islam,
gitu!
>> Jadi kalo sang calon suami memberikan seperangkat komputer, mungkin dia
>> ingin membimbing istrinya agar menjadi programmer yang baik, he.. he..
he..
>> (Kalo gue entar mas kawinnya buku "Kamasutra" aja, ah.. he.. he.. he..).
Ferona menanggapi:
>Setau-ku mas kawin itu bukan yang ingin diberikan oleh calon suami tapi
>apa yang diminta oleh calon istri. Jadi Mas Kawin itu adalah milik dan
>hak calon istri. Dan itu bisa dinegosiasikan dengan calon istrinya. Kalo
>yg cuma minta seperangkat alat sholat mungkin karena gak mau nyusahin
>calon suaminya adza... toh ntar juga bakal dicukupi kebutuhannya.... he
>he he
Terus kutanggapi lagi:
Wah, seharusnya mas kawin itu merupakan kesepakatan kedua belah pihak. Cuma
menurut gue mas kawin itu sebenarnya simbolik aja. Cuma buat persyaratan
agama doang! Jangan sampai mas kawin memberatkan orang yang mau menikah,
bukan begitu?
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com