Tidak akan ada pertemuan ketiga
Seperti halnya takdir yang memisahkan,
Takdir takkan mempertemukan
Tiada guna menaruh harap
Karena dia tak lain hanya
berupa asap yang membumbung tinggi
Yang kemudian lenyap
Sirna,
Sebelum mampu menyentuh awan
Namun apakah salah bila
Sayap-sayapku berusaha mengepak menujumu?
Walaupun nalarku sepenuhnya sadar
Aku hanyalah sebuah anak sungai
yang terpisahkan oleh alur tali nasib
Yang alirannya terhalang ranting dan
dahan yang besar
Yang takkan terlewati
Meskipun riak-riak kecilku telah mencobanya
Karena tiada lagi yang akan mampu
menentang arus nasib
Seperti yang sudah digariskan ilahi
kepadaku terdahulu
Jangan salah mengerti,
Aku sangat paham keadaan kita
Jangan kau kira aku tak terluka
Karena buliran air mataku jatuh satu-satu
Tak lama ketika aku menyadari
Angin tlah bertiup ke selatan
Sesaat takdir menyeretku ke utara
Jangan kau kira hatiku tak tersayat
Nalarku telah menamparkan kata-kata yang pedas
sebelum aku merelakan hatiku untuk terlukai
Tetapi toh, aku merelakannya juga
Walaupun akhirnya rasa perih yang aku derita
tak mampu menghadirkan seseorang untuk mengobatinya
Untuk meredakannya
Ataupun sekedar untuk mengatakan dia ada...,
Tetapi aku tetap merelakannya
Dan aku sadar benar akan hal ini, Sayang
Aku sepenuhnya sadar
Apabila kau bertanya kepadaku
Kerelaan apa yang telah membawaku kepadanya
Maka aku akan menjawab
Kepasrahanku kepada takdir
Kepasrahanku kepada kuasa-Nya
Sehingga aku tak takut untuk merasakan siksanya
Karena aku nanti akan lebih mengerti,
Mungkin menjadi lebih bijak,
Menjadi lebih kuat,
Lebih tabah.
Karena hidup tak lain terisi oleh banyak kesedihan
Kesalahan-kesalahan,
Kegagalan-kegagalan,
Yang membuatmu mengadahkan tangan untuk memohon kepada-Nya
serta kesedihan yang membuatku menjadi lebih merendah
Di kaki Sang Maha Kuat
Tidak akan ada pertemuan ketiga
Ingatlah itu,
Tidak akan pernah ada
Karena aliran anak sungaiku menuju ke ujung laut yang lain
Sementara alirannya menuju ke suatu tempat
yang kita semua tak akan dapat menerkanya
kecuali Dia,
karena Dia yang Maha Tahu
Maka simpanlah sebentuk cahaya
yang Dia telah berikan kepadamu
Di kotak hatimu yang terindah
Jagalah agar dia jatuh
kepada jiwa yang bersih
karena dia adalah karunia-Nya
yang tersempurna
Yang mampu membawakan kehidupan
ke relung-relung hati
Mampu mewarnai hari-harimu
Menceriakan jiwamu
Dan membuatmu bersyukur
Bahwa Dia takkan pernah meninggalkan hamba-Nya
Dan akan mengirimkan yang terbaik
Sebuah lentera hati yang bersinar lembut
Yang akan menerangi jalan hidupmu..,..
[Ramadhan hari ke 7]
- M a Y -
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com