At 1/25/99 09:53 PM, Triko Eryanto wrote:
>> From:        SponZ[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>> 
>> sekarang saya mau tanya ke mas Triko:
>> apakah mas Triko pernah memperoleh kesempatan untuk menganut agama apa?
>> apakah mas Triko pernah memikirkan untuk memilih salah satu agama?

> Saya Muslim, tetapi saya pernah mempelajari beberapa agama, apakah itu
>kristen, buda (sedikit), Hindu (sedikit), sehingga saya dapat membandingkan
>ajaran-ajaran tersebut secara science and logika and dll.. 

bukan...bukan, 
maksud saya tuh apakah mas Triko ini menjadi seorang muslim itu dengan cara
yang bagaimana, apakah sejak lahir sudah menjadi muslim (ikut orang tua),
atau mas Triko ini jadi muslim setelah mempelajari Kristen, Budha, dan
Hindu, kemudian membandingkannya dan akhirnya menjadi muslim ?

menurut saya, sangat jarang orang sampe pada jalan dimana dia harus memilih
agama.
dan untuk mencapai taraf tersebut sangatlah sulit :))
sebab yang dia hadapi bukan cuman alam bathinnya dia sendiri, tapi
lingkungan juga bho'
bayangkan, buanyak banget yang pindah agama didunia ini biar bisa menikah
dengan pacarnya yang beda agama. apakah mereka ini sebelumnya mengalami
'pengambilan keputusan' yang sulit ?
apa mereka sejak awal berada dalam posisi harus 'memilih' ?
kalo iya, apa yang 'dipilih' itu? si pacar atau agama ?

(saya gak memikirkan persyaratan 'teknis' nya loh, 
yang saya maksud teknis disini itu misalnya: wanita muslim gak boleh ama
pria non-muslim dll...dsb...dst...)

> Makasudnya bukan salah milih, trus ribut sekampung. Salah pendalaman
>(tanggung-tanggung/ilmunya sedikit gitu) trus njelek-njelekin agama
>laen...nah khan bisa bikin ribut tuh..Dari kelompok agama saya juga ada tuh
>yang salah menterjemahkan AL-Kitab,.. nah menjelekkan kelompok yang laen
>(dari agama yang sama).. yang seperti-seperti ini yang kadang-kadang salah
>kaprah..trus ada kelompok laen yang nggak seneng...makanya jadi rame..
>Khan begicu ceritanya.. :)

yah begitulah,
kadang2 saya juga suka berpikir, Tuhan menciptakan kita ini berbeda2 suku,
ras, dan agama justur untuk memberikan cobaan yang paling berat, walaupun
Beliau mengatakan itu tujuannya juga untuk saling mengenal.

apakah mencintai seseorang yang berbeda agama juga merupakan cobaan dariNya?
kalau jawabannya 'iya', maka, cobaan terhadap apa?
cobaan agar kita setia thd agama kita? cinta itu berasal dari setan atau
dari Tuhan ?
(lanjut lagi) apa kalo kita seneng ama orang yang beda agama, berarti
cintanya dari setan, dan kalau kita seneng ama orang yang seagama maka
cintanya itu dari Tuhan? (kayaknya baru kali ini deh gue nulis kata 'cinta'
banyak banget LOL)

<g>

Keep Smiling,
- S P O N Z -


  Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 


Kirim email ke